fbpx
Fenomena AlamLuar NegeriTeknologi

Woww, Ternyata Ini Dia Lokasi di Bumi Yang Memiliki Udara Terbersih Menurut Ilmuwan

Banyak orang mengetahui bahwa sebagian besar wilayah di bumi telah mengalami pencemaran udara, namun ada wilayah dengan atmosfer murni yang tidak terpengaruh oleh manusia, wilayah ini ditemukan oleh ilmuwan yakni yang berada di tengah samudra Antartika Selatan. Ilmuwan saat pertama mengukur kualitas udara di kawasan tersebut tidak menemukan jejak partikel dari aktivitas manusia. Dijelaskan oleh rekan penulis penelitian, Dr Thomas Hill, dari Colorado State University di AS, bahwa pihaknya menggunakan bakteri di udara diatas samudera Selatan untuk mendiagnostik dalam menyimpulkan sifat-sifat utama atmosfer yang lebih rendah.

Misalnya saja aerosol yang mengendalikan sifat-sifat awan samudera Selatan terkait dengan proses biologis laut, dan Antartika tampaknya terisolasi dari penyebaran mikroorganisme ke selatan serta pengendapan nutrisi dari benua Selatan. Ia mengatakan bahwa samudera Selatan secara keseluruhan merupakan tempat di bumi yang sedikit terpengaruh oleh aktivitas antropogenik (buatan manusia).

Ilmuwan kesulitan dalam menemukan tempat-tempat yang belum terkontaminasi oleh aktivitas manusia, hal itu dikarenakan polutan seperti aerosol tersebar di seluruh dunia melalui proses iklim dan cuaca yang kompleks. Diketahui bahwa peneliti dalam mengumpulkan sampel udara dari bagian bawah atmosfer, lapisan batas laut, yang bersentuhan langsung dengan laut, mereka menggunakan kapal penelitian kelautan -RV Investigator.

BACA JUGA  Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Marc Marquez Ancam Tinggalkan Repsol Honda?

Sampel udara yang disebarkan oleh angin ke seluruh atmosfer selama ratusan ribu kilometer dianalisis untuk ‘mikroba udara’. Tim penelitian ini mampu membangun mikroba yang berasal dari laut daripada bagian lain udara yakni dengan menggunakan sekuensing DNA, pelacakan sumber, dan lintasan angin.

Menurutnya, sebuah konsekuensi dan implikasi pada lapisan batas laut di wilayah ini serta awan yang menutupi itu merupakan benar-benar murni. Hal ini berarti bebas dari pengaruh benua dan antropogenik, dengan laut yang menjadi sumber dominan yang mengendalikan konsentrasi rendah dari kondensasi awan partikel nuklei dan es.

Hill juga menjelaskan bahwa para peneliti pada tiap tahapnya selalu memperlakukan sampel sebagai barang berharga, melakukan perawatan luar biasa, serta menggunakan teknik terbersih sebagai upaya untuk mencegah kontaminasi dari DNA bakteri di laboratorium dan reagen.

Ia mengatakan bahwa apabila tidak ditemukan jejak aerosol, hal itu berarti populasi dari aktivitas manusia tidak pergi ke selatan ke udara Antartika. Udara sebenarnya sangatlah murni mereka hanya memiliki sedikit dari DNA untuk bekerja.

BACA JUGA  Misterius, Inilah 5 Peradaban Besar Dunia yang Hilang

Temuan ini menentang penelitian sebelumnya yang telah mengasumsikan bahwa sebagian besar mikroba di udara yang ada di wilayah itu berasal dari benua melawan angin. Temuan ini diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close