fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanDalam NegeriFenomena AlamViral

Wow, Ternyata Batu Terbesar di Dunia Ada di Indonesia Lho

Bagi masyarakat Kalimantan Bukit Kelam merupakan salah satu wisata terkenal di Sintang, Kalimantan Barat. Menariknya, bukit ini bukan dari tanah, melainkan dari batu besar. Penamaan kelam karena batu tersebut berwarna hitam kelam. Bukit ini memiliki jarak 23 km dari pusat Kabupaten Sintang dan bisa ditempuh sekitar 30-40 menit hingga ke kaki bukit. Di sepanjang perjalanan, traveler akan disuguhkan dengan pemandangan alam di kiri dan kanan seperti kebun sawit, pisang, dan karet. Jalan menuju kaki bukit ini terbilang cukup baik karena sudah dilapisi aspal. Konon katanya, bukit ini menyimpan sejuta misteri lho.

Bukit Kelam, walaupun bernama ‘bukit’, namun sebenarnya bukit ini merupakan batu yang digadang-gadang sebagai batu monolit terbesar di dunia. Bukit ini telah menjadi salah satu panorama paling indah bagi penduduk setempat, lantaran disekeliling bukit ini terhampar luas sawah dan hutan tropis layaknya permadani yang sedang dihamparkan.

Sumber: Arah.com

Bukit Kelam berlokasi di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Batu di bukit ini menjulang setinggi 1002 mdpl dan juga memiliki luas sekitar 520 hektare, bukit ini telah mengalahkan Uluru atau Ayyers Rock di Australia, yang selama ini disebut sebagai monolit terbesar di dunia. Konon menurut folklore atau cerita rakyat setempat, batu raksasa Bukit Kelam merupakan meteor yang jatuh di tanah Sintang. Namun ada juga cerita rakyat yang tidak kalah melegenda, bahwa batu raksasa ini jatuh saat seorang pemuda Dayak sakti hendak mengangkatnya untuk menutup Sungai Kapuas.

BACA JUGA  Tidak Tinggal Diam, 8 Perusahaan Otomotif Ini Berikan Bantuan Ditengah Wabah Covid-19

Memiliki sifat sombong dan serakah, pemuda sakti bernama Bujang Beji itu dengan angkuhnya akan menutup sungai dengan kekuatan ilmunya, agar ikan-ikan yang ada di Sungai Kapuas  dan Melawi hanya bisa diambil olehnya. Lalu ada Seorang putri yang juga sakti mencari akal agar keinginan buruk Bujang Beji itu dapat digagalkan, putri itu lalu mengumpulkan duri dan menaburkannya di jalan yang akan dilalui Bujang Beji. Kemudian, sebuah duri menusuk kaki Sebeji saat ia membawa batu tersebut. Dari hal tersebut Bujang Beji jatuh, dirinya marah sampai membuat batu yang diangkatnya itu jatuh di tempat sekarang yang dinamakan Bukit Kelam.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close