fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanCORONA UPDATELuar NegeriTeknologi

WHO Luncurkan Aplikasi Virus Corona Minggu Depan

Belakangan ini, banyak pihak yang antusias dalam menciptakan aplikasi virus Corona. Hal ini memang didasari kuat dengan wabah virus yang menyebar ke seluruh dunia saat ini.

Hal itu juga tidak terkecuali World Health Organization (WHO) yang saat ini sedang berencana untuk meluncurkan aplikasi virus Corona bulan ini. Mereka berharap aplikasi tersebut akan dapat menjangkau negara-negara yang kurang dengan sumber daya, tentunya untuk mendeteksi adanya Covid-19 disekitar mereka.

Bernardo Mariano, sebagai Kepala Petugas Informasi untuk WHO, mengatakan bahwa aplikasi tersebut akan menanyakan gejala dan keluhan yang dimiliki mereka, serta menawarkan panduan tentang apakah mereka memiliki kemungkinan terkena Covid-19, hal itu dilansir dari laman CDR Info, Sabtu (9/5/2020).

Selain itu, aplikasi ini dapat melacak kontak berbasis Bluetooth, yang telah digunakan oleh Apple dan pengembang Google. Teknologi ini akan bergantung pada ponsel yang memiliki jarak beberapa kaki dengan yang lain, setidaknya selama lima menit.

Nantinya, ponsel akan menyimpan catatan pertemuan yang dianonimkan, yang memungkinkan seseorang dites positif secara anonim mengirimkan pemberitahuan ke kontak terbaru tentang kemungkinan terpapar virus Corona.

BACA JUGA  Gara-Gara Corona, Ibu Kota Baru Ditunda

Apple dan Google memastikan bahwa sistem mereka tidak akan menggunakan data apapun untuk keperluan lain dan akan dihentikan ketika wabah sudah berakhir.

Mariano mengatakan bahwa, aplikasi ini akan tersedia di toko aplikasi secara global, dan pemerintah manapun dapat mengambil teknologi yang mendasari aplikasi ini, menambah fitur dan merilis versinya sendiri di toko aplikasi mereka.

“Nilainya benar-benar untuk negara-negara yang tidak memiliki apa-apa. Kami akan membantu negara yang tidak mampu menyediakan aplikasi,” ujar Mariano.

Sementara itu India, Australia, dan Inggris telah merilis aplikasi mereka menggunakan teknologi mereka sendiri. Beberapa negara memilih menggunakan pelacakan kontak atau proses menemukan, menguji, dan mengisolasi individu yang berpapasan dengan individu yang positif terjangkit virus.

Mariano juga menambahkan bahwa ia ingin untuk memasukkan alat tambahan diluar pemeriksa gejala, termasuk panduan mandiri untuk perawatan kesehatan mental.

WHO berencana merilis aplikasi tersebut minggu depan mengenai masalah yang harus dipertimbangkan oleh negara-negara yang ada.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close