fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanDalam NegeriViral

WASPADA! Penyakit Langka, Bayi Asal Sragen Meninggal Dunia Setelah Digigit Kutu Kucing

Nasib naas terjadi oleh seorang balita di daerah Sragen yakni pada Tsamara Khumaira Mariba, bayi perempuan yang pergelangan tangannya nyaris diamputasi akibat tumor yang disebabkann digigit kutu kucing, meninggal dunia. Anak perempuan malang dari pasangan Wanto (30) dan Etik Susilowati (29), warga Dukuh Dayu, Desa Jatitengah, Kecamatan Sokodono, Sragen itu kondisinya terus menurun sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

“Njih mas (meninggal). Tadi malam jam 01.40 di RS Moewardi,” ujar ayah Tsamara, Wanto, dihubungi wartawan melalui pesan singkat, Kamis (28/5/2020).

Wanto mengatakan bahwa usai divonis dokter mengidap tumor di jari manis tangan kanannya, sementara itu Tsamara belum sempat menjalani operasi. Wanto menyebut bahwa pihak dokter juga telah melakukan langkah kemoterapi untuk mengobati anaknya.

“Nggak jadi operasi tapi dikemoterapi. Kondisi terakhir trombosit rendah, muntah-muntah,” imbuhnya. Kondisi Tsamara, lanjut Wanto, terus mengalami penurunan hin

Diberitakan sebelumnya, Tsamara Khumaira Mariba, bayi asal Dukuh Dayu, Desa Jatitengah, Kecamatan Sukodono, Sragen mengidap kondisi langka. Jari manis bayi mungil ini diduga terjangkit infeksi hingga terus mengalami pembengkakan. Dokter bahkan menyarankan untuk mengamputasi pergelangan kanan Tsamara untuk mencegah infeksi meluas.

BACA JUGA  Begini, Cara Mudah Lacak Orang yang Suka Kepo Foto Profilmu di WhatsApp

Mengetahui hal tersebut Ibu Tsamara yakni Etik Susilowati kaget dan tidak menyangka  bahwa anaknya terancam mengalami kecacatan setelah terkena gigitan kutu kucing.

Menurut penjelasan dari Etik, diperkirakan pada bulan Juli lalu, anak perempuang tersebut sedang dalam keadaan dibaringkan di rumah. Tiba- tiba saja di jarinya ada satu ekor kutu kucing. Mengetahui hal tersebut, sebagai ibu, Etik langsung membuang kutu tersebut dari tangan anaknya. Pada saat itu bekas gigitannya ada seperti benjol kecil.

Selain bengkaknya semakin besar, mulai tumbuh benjolan-benjolan kecil di beberapa bagian tubuh seperti di kening, pipi dan ketiak. Ibu Etik juga sempat menanyakan kondisi anaknya ke dokter bedah dan dokter spesialis kulit. Dokter menyatakan jari anaknya mengalami infeksi akibat tumor. Dari hal sepele tersebut, tak disangka berbuah pada meninggalnya anak Tsamara ini. Mungkin jika sebelumnya jari anak tersebut di amputasi akan mengalami kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close