fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanCORONA UPDATEDalam NegeriViral

Waspada, Gejala Aneh Muncul pada Orang yang Positive Covid-19 di Indonesia

Kalian pasti sudah mendapatkan berbagai informasi mengenai gejala- gejala virus corona dan bagaimana proses penyebarannya bukan ? Baru – baru ini, di Indonesia telah ditemukan gejaal baru yang membuat para ahli dan dokter  yang mengherankan.  Bermunculan baru gejala baru yang di alami oleh pasien yang terjangkit virus corona di Indonesia. Bahkan saking aneh nya gejala tersebut membuat para peneliti keheranan.

Seperti diketahui sebelumnya jika pasien positif virus corona (Covid-19) memang menunjukan gejala berupa gangguan di saluran pernapasan mereka. Namun belakangan para ahli menunjukan adanya gejala baru virus corona pada pasien positif Covid-19 di Indonesia. Bahkan para peneliti menilai gejala yang timbul tersebut tak biasa alias aneh jika dibandingkan dengan pasien Covid-19 di negara lain.

Berdasarkan data pada jurnal National Library of Medicine, National Center for Biotechnology Information (NCBI) dengan judul penelitian Gastrointestinal Presentation in Covid-19 in Indonesia. Dimana penelitian tersebut menemukan pasien positif Covid-19 di Indonesia yang mengalami gejala baru berupa gastrointestinal alias gangguan pencernaan.

BACA JUGA  Colin Huang, Pemuda Yang Geser Posisi Jack Ma Sebagai Orang Terkaya di Tiongkok

Diketahui menurut Mayo Clinic, gastrointestinal merupakan peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama pada lambung dan usus yang mengakibatkan seseorang mengalami muntah dan diare hebat. Dalam istilah masyarakat awam kondisi ini juga dikenal sebagai ‘muntaber’.

Namun, para dokter menemukan gejala tidak biasa terkait saluran pencernaan pada beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit. Selebihnya dia juga memberikan penjelasan pada saat jurnal tersebut ditulis, data gejala sakit perut atau gastrointestinal belum tersedia atau belum dilaporkan Gugus Tugas Covid-19. Dalam sejumlah penelitian, reseptor ini cukup banyak dan tidak hanya ada di saluran pernapasan.

Namun, gejala ini tidak terjadi pada semua pasien yakni hanya terjadi pasien yang diteliti, datang dengan keluhan BAB cair atau diare, tanpa disertai batukl, demam, atau gejala umum Covid-19 lainnya. “Oleh karena itu, dalam laporan tersebut kami juga mengimbau kepada dokter agar meningkatkan indeks kecurigaan pada pasien berisiko Covid-19, yang datang dengan gejala gastrointestinal,” jelas dr Khifzon.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close