fbpx
InternetLuar NegeriTeknologi

Twitter Matikan Layanan SMS Dan Hapus Jutaan Akun

Sumber: Vox

Dikutip Independen, Twitter mematikan fitur yang memungkinkan pengguna menerima tweet via pesan SMS dan menghapus jutaan akun yang tidak aktif.

“Kami ingin terus membantu menjaga keamanan akun anda. Kami telah melihat kerentanan dengan SMS, jadi kami mematikan Twitter kami melalui layanan SMS, kecuali beberapa negara,” ungkap perusahaan.

Keputusan ini memiliki dampak besar bagi pengguna yang masih menggunakan SMS untuk membaca tweet. Salah satu pengguna yang menyuarakan keluhannya adalah bisnis bernama DansDeals, mereka menggunakan fitur ini untuk memperingatkan pembaca terkait produk yang mereka pasarkan.

Dilansir dari The Verge, Selasa (28/4/2020), perubahan ini sebagian besar menandai berakhirnya era Twitter, mengingat saat layanan ini diluncurkan, Twitter dibangun dengan sangat mempertimbangkan SMS. Di awal kemunculannya, Twitter menyuguhkan batas karakter sebanyak 140 karakter, yang merupakan hasil dari penyesuaian dengan jumlah karakter SMS. Sayangnya, karena semakin banyak pengguna yang menggunakan smartphone dan juga dapat menggunakan aplikasi mobile, SMS tidak lagi menjadi cara utama untuk menggunakan Twitter sejak beberapa tahun lalu.

BACA JUGA  Aneh, Sepatu Buluk Ini Laku Seharga Rp 700 Juta, Ternyata Ini Alasannya

Pada September lalu, Twitter menonaktifkan kemampuan untuk merangkai tweet melalui pesan teks, akibat masalah keamanan.

Peretas berhasil mendapatkan akses nomor ponsel CEO Twitter Jack Dorsey, yang saat itu memungkinkan untuk menggunakan fitur SMS untuk mengunggah cuitannya.

Twitter menonaktifkan pengiriman tweet via SMS untuk seluruh negara, kecuali sejumlah lokasi yang bergantung pada fitur tersebut dikarenakan konektivitas internet yang buruk.

Hal ini dilakukan Twitter untuk membantu masyarakat menjaga keamanan akun mereka, namun Twitter tidak menjelaskan secara detail risiko dari layanan tersebut. Pihak lain beranggapan bahwa Twitter menonaktifkan layanan ini karena tidak memungkinkannya untuk menampilkan iklan kepada pengguna.

Twitter menegaskan bahwa pengguna masih bisa menggunakan akses ke pesan SMS penting yang diperlukan untuk masuk dan mengelola akun mereka.

“Kami mematikan sisa Twitter kami melalui fitur SMS, kecuali untuk beberapa negara yang mengandalkannya untuk menggunakan Twitter. Kami masih akan mengirim pesan SMS penting untuk mengamankan akun, seperti kode otentikasi,” kata juru bicara Twitter.

BACA JUGA  Heboh, Ditemukan Markas Alien di Planet Mars

Selain hal tersebut, sebagai dari bagian pembaruan Twitter juga menghapus jutaan akun tidak aktif yang dibuat menggunakan SMS sejak perusahaan pertama kali diluncurkan. Hal ini karena mereka tidak lagi mendukung teknologi tersebut dan juga karena akun tersebut beresiko tinggi untuk dikompromikan.

“Sebab akibatnya, beberapa akun mungkin melihat penurunan jumlah pengikut. Kami ingin orang-orang memiliki keyakinan bahwa jumlah pengikut mereka bermakna, akurat dan mencerminkan akun aktif di Twitter, dan ini adalah bagian dari pekerjaan kami yang berkelanjutan untuk memastikan hal itu,” jelasnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close