fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanKesehatanLuar Negeri

Timbun 1 Ton Lebih Masker, Warga Ini Dituntut

Sumber: Télam

Di tengah adanya pandemik Covid-19  di seluruh dunia, presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah menerbitkan perintah eksekutif yang melarang praktek penimbunan persediaan alat medis yang langka atau menjual peralatan perlindungan diri dengan harga yang tinggi, mengingat Amerika Serikat merupakan negara yang memiliki kasus Covid- 19 paling banyak.

Meskipun presiden Donald Trump telah menerbitkan peraturan tersebut, namun tetap saja ada warganya yang menimbun alat medis dan Alat perlindungan diri untuk dijual kembali.

Jaksa menuntut salah seorang warganya di New York, dia dituntut sebagai seorang pebisnis ritel yang ketahuan menimbun perlengkapan medis, seperti masker hingga hand sanitizer, dan kini ia terancam terkena hukuman 1 tahun penjara.

Dilaporkan dari Time, Sabtu (25/4/2020),  seorang pria bernama Amerdeep Singh ketahuan menimbun perlengkapan medis yang mencapai berton-ton, ia dituntut karena telah melanggar UU Produksi Pertahanan. Mengingat saat ini Amerika Serikat, khususnya di kota New York sedang terkena dampak yang parah akibat dari Covid- 19.

BACA JUGA  Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Resmi PSBB

Ketika penggeledahan di pabriknya, ia ternyata diketahui tidak hanya menimbun masker saja, namun juga turut menimbun 5.000 pelindung wajah, 2.417 pakaian isolasi full body, dan 711.400 sarung tangan vinyl sekali pakai.

Pria yang akrab dipanggil Bobby ini menimbun lebih dari 1,6 ton masker sekali pakai, 2,2 ton baju operasi, 1,8 ton hand sanitizer, dan tujuh shipment termometer digital.

Berdasarkan barang bukti yang ada di tokonya, awalnya ia membeli masker hanya dengan seharga 7 sen, kemudian kembali ia jual dengan harga 1 Dolar (setara dengan 100 sen).  Kegiatan terlarang ini ia lakukan dimulai dari akhir Maret hingga awal April.

Menurut Jaksa New York, Singh melakukan penimbunan alat medis selama sedang mengalami krisis kesehatan.

“Singh mengumpulkan peralatan pelindung diri yang penting Selama ada krisis kesehatan publik, dan menjualnya kembali dengan selisih besar telah membuatnya bersinggungan dengan penegak hukum yang dipersenjatai UU Produksi Pertahanan,” ujar jaksa Richard Donoghue di Brooklyn, New York.

Kuasa hukum dari Singh, yaitu Bradley Gertsman, menolak tuduhan yang dikenakan kepada kliennya, ia berpendapat bahwa tidak ada salahnya menjual produk kesehatan. “ Jika menjual alat-alat perlindungan kesehatan diri itu tidak pantas atau kriminal maka banyak orang yang harus di penjara,” ujarnya. Ia lantas mengkritik UU Produksi Pertahanan yang ia anggap tidak jelas.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close