fbpx
Fenomena AlamTeknologi

Ternyata Bulan Sudah Ada Sejak 4,5 Miliar Tahun Yang Lalu, Sekarang Jadi Objek Penelitian

Bulan merupakan satelit alami yang dimiliki oleh bumi,  bulan juga dikenal dengan sebutan Lunar atau Selenic. Sejak manusia berhasil menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di bulan pada tahun tahun 1969, bulan menjadi objek penelitian oleh ilmuwan. Diketahui bahwa bulan merupakan satelit terbesar kelima dalam tata surya.

Terbentuknya Bulan

Satelit alami bumi ini terbentuk dari serpihan-serpihan yang terlepas setelah benda langit bertubrukan dengan bumi. Diperkirakan bahwa bulan sudah terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu yaitu tidak lama setelah pembentukan bumi.

Karakteristik Fisik Bulan

Bulan digolongkan sebagai benda langit diferensiasi, secara geokimia bulan memiliki komposisi kerak, mantel, dan inti yang menjadikan bulan berbeda dengan benda langit lainnya. Bulan mengandung banyak besi padat dibagian inti dalam, dengan radius sekitar 240 KM dan fluida di bagian inti luar, terutama yang terbuat dari besi cair dengan radius sekitar 300 km.

Medan Gravitasi

Bulan memiliki medan gravitasi yang diukur menggunakan pelacakan pergeseran Doppler pada sinyal radio yang dipancarkan oleh pesawat ruang angkasa yang mengorbit Bulan.

BACA JUGA  ZTE Patenkan Smartphone Uniknya, Bisa Dilipat Tiga?

Bulan memiliki bentuk gravitasi yang utama yang disebut dengan konmas, anomali gravitasi positif yang terkait dengan beberapa basin tubrukan besar, aliran lava basaltik mare padat yang memenuhi basin merupakan sebagian dari penyebab tersebut.

Medan Magnet

Medan magnet eksternal yang dimiliki bulan sekitar 1-100 nanotesla, yakni kurang dari seperseratus medan magnet Bumi. Bulan juga tidak memiliki medan magnet dipolar global, bulan hanya memiliki medan magnet yang dihasilkan oleh geodinamo inti logam cair, dan hanya memiliki magnetisasi kerak, yang mungkin hal itu juga sudah ada pada awal sejarah bulan ketika geodinamo masih beroperasi.

Bulan Memiliki Atmosfer

Atmosfer yang dimiliki oleh bulan sangatlah renggang, bahkan hampir tidak ada, total massa yang ada kurang dari 10 ton metrik. Pada permukaannya memiliki tekanan sekitar 3×10-15 atm (0,3 nPa); untuk ukurannya bervariasi.

Unsur dari sumber atmosfer bulan ini meliputi pelepasan gas dan pelepasan atom akibat bombardemen tanah Bulan oleh ion angin surya. Beberapa unsur yang dikandung oleh atmosfer Bulan adalah potasium dan sodium, yang dihasilkan oleh pelepasan atom; unsur tersebut ternyata juga ditemukan pada atmosfer Merkurius dan Io.

BACA JUGA  Dirancang Khusus Untuk Vlogger, Sony Perkenalkan Kamera Pocket ZV-1

Ukuran Bulan

Bulan memiliki ukuran yang relatif besar jika dibandingkan dengan ukuran Bumi, yaitu seperempat dari diameter dan 1/81 dari massa bumi. Meskipun dengan adanya fakta tersebut, namun Bumi dan Bulan masihlah dianggap sebagai sistem planet-satelit, bukan sebagai sistem planet-ganda, hal ini dikarenakan barisentrum kedua benda langit ini berlokasi 1.700 km atau sekitar seperempat radius bumi di bawah permukaan bumi. Jika dilihat dari bumi, bulan berada pada rotasi sinkron, saat bulan berputar pada porosnya, waktu yang dibutuhkannya kira-kira sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengorbit bumi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close