fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Terbaru, Perancis Sebut 95% Positif Covid Bukan Rokok

Terbaru, Perancis Sebut 95% Positif Covid Bukan Rokok

Wabah Virus Corona atau Covid-19 telah melanda hampir seluruh negara-negara di dunia. Hal ini mengakibatkan dampak di berbagai bidang baik sosial, ekonomi, politik, dan keamanan. Kondisi ini membuat sejumlah negara bertarung melakukan penelitian tentang virus ini, baik yang dilakukan di rumah sakit  maupun laboratorium swasta secara mandiri. Apalagi hingga kini belum ada satupun penelitian yang bisa memastikan soal penyebab dan apa penyembuh virus berbahaya yang satu ini. obat atau vaksin penawar dari virus ini juga masih dalam tahap penelitian dan belum di distribusikan.

Nah, penelitian yang dilakukan oleh rumah sakit di Prancis ini jadi salah satu penelitian yang menarik perhatian publik. Sebelumnya, kebanyakan kalangan dokter menyebut perokok mempunyai resiko tertular Covid-19 lebih besar.

Namun, hasil penelitian di Perancis ini kebalikannya.  Menurut mereka, kaum perokok justru punya resiko tertular 80 persen lebih aman daripada mereka yang tak perokok. Salah satu indikator penelitian mereka adalah, saat memperhatikan pasien Covid-19 yang dirawat di RS tersebut. Dari 482 pasien yang dirawat di sana, ternyata hanya 5 persen dari mereka yang berstatus perokok aktif.

BACA JUGA  Misterius! Dokter di China Kulitnya Berubah Jadi Hitam Setelah Positif Corona, Penyebabnya Tak Terduga!

Dari hasil tersebut, penelitian ini membuat ilmuwan tertarik mencoba menggunakan nikotin untuk mengobati pasien Covid-19. Berdasarkan data yang ada kemungkinan nikotin yang ada di rokok, akan mempengaruhi apakah molekul Virus Corona bisa menempel ke reseptor tubuh manusia. Nikotin, sama halnya seperti Virus Corona, menempel di reseptor tubuh manusia. Mereka pun berpendapat bila nikotin yang menempel bisa membuat molekul Covid-19 tak bisa menempel ke reseptor tubuh manusia. Mirisnya, di Perancis sendiri, rokok adalah pembunuh nomor satu.

Dalam laporan yang pernah dirilis  diperkirakan 75 ribu orang meninggal setiap tahun di Perancis karena merokok. Sampai saat ini, WHO juga masih memperingatkan, perokok, bersama penderita diabetes, sakit jantung, atau sakit paru-paru, punya resiko lebih tinggi untuk mendapat dampak komplikasi dari Virus Corona.

Dalam penelitian sebelumnya terutama di kota Wuhan, perokok yang terjangkit posistif virus corona ini mendapat resiko 14 kali lipat karenan menderita serangan komplikasi.

 

About dewi

Check Also

Inilah Cara Membedakan Emas Asli Atau Palsu

Emas merupakan salah satu aset yang paling berharga bagi sebagian orang.  Bagi sebagian kalangan, emas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *