fbpx
Home / CORONA UPDATE / Sudah Memakai Helm Full Face, Perlukah Menggunakan Masker Lagi?

Sudah Memakai Helm Full Face, Perlukah Menggunakan Masker Lagi?

Di saat pandemi virus Corona yang mulai menyebar pada awal tahun ini, pemerintah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga jarak, kebersihan, serta melaksanakan protokol kesehatan yang ada. Hal itu tentu bertujuan untuk memutus mata rantai virus Corona yang masih menyebar hingga saat ini.

Saat ini pun menggunakan masker saat keluar rumah sudah menjadi standar kesehatan baru dalam upaya untuk mencegah penyebaran covid-19. Hal ini tentu sudah sewajarnya karena saat di luar rumah pasti kita akan bertemu atau melakukan kontak dengan orang lain. Namun di sini ada sebuah perdebatan di tengah para pengguna sepeda motor, yang khususnya pengendara yang memakai helm full face juga dikenai kewajiban menggunakan masker.

Dikatakan oleh Journal of American Medical Association yang merekomendasikan para pengguna sepeda motor bahwa sebaiknya untuk menggunakan helm full face lengkap dengan visor di tengah pandemi virus Corona yang saat ini menyebar. Hal ini mereka anggap cukup sebagai pengganti masker.

Selain itu di dalam jurnal tersebut sudah dikatakan bahwa penggunaan helm full face yang ideal menawarkan ventilasi dan aliran udara yang cukup. Dengan standar yang sesuai dengan pabrikan, hal itu sudah cukup untuk melindungi diri dari kemungkinan terkena virus.

BACA JUGA  Apakah TRUST Bisa di Aplikasikan di Indonesia Untuk Menekan Virus Corona?

Dr Tommy Lim mengatakan kepada MotoPinas, menjelaskan bahwa penggunaan masker akan membuat pernapasan menjadi terbatas, hal ini bisa berakibat fatal apalagi pada saat kecepatan yang tinggi ketika adrenalin meningkat. Saat adrenalin meningkat, detak jantung akan berlipat ganda tergantung pada kecepatan saat mengemudi. Pada saat itu terjadi, kamu akan mengalami nafas yang lebih cepat dan masker yang kamu pakai akan membatasi pernapasan dan membuat jantung kesulitan untuk memompa. Setelah hal itu terjadi maka otak akan mengalami kekurangan oksigen hingga kesulitan bernafas.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa faktor lain yang berkontribusi membuat pengendara kesulitan dalam bernapas saat harus menggunakan masker dibalik helm full face, faktor tersebut diantaranya adalah seperti panas dan lembab yang akan membuat konsentrasi pengendara menjadi terganggu. Jika hal itu terjadi maka bisa saja kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan akan dialami oleh pengendara.

“Menyiapkan masker di dalam saku merupakan ide yang bagus. Namun tidak untuk digunakan saat menggunakan helm full face,” tutupnya.

BACA JUGA  Perhatikan Cara Merawat Bodi Mobil Yang Lama Tidak Dipakai Berikut Ini

Sementara itu untuk penerapan di wilayah Tanah Air, sebaiknya tetap merujuk pada ketentuan yang berlaku. Dalam pemilihan masker pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, bisa saja menggunakan bahan yang lebih lembut dan menyerap keringat supaya sirkulasi tubuh khususnya bagian muka tetap berjalan, sementara aturan juga harus ditaati.

About syharil

Check Also

Nissan Akan Luncurkan SUV Baru Mereka pada Januari Tahun Depan

Dikabarkan bahwa Nissan Motor Indonesia memiliki dua produk yang akan mereka rilis pada tahun ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *