fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanCORONA UPDATEDalam Negeri

Solo Ganti Open House dangan Via Telepon atau Video Call

Telah resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meniadakan salat Idul Fitri 1441 H dan open house atau halal bi halal. Hal ini berbeda dengan lebaran sebelumnya. Kebijakan tersebut diambil dalam rangka untuk mendukung pemerintah dalam wujud memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Dalam hal ini masyarakat diharapkan untuk melakukan Salat Id di rumah saja, sedangkan open house bersama Wakil Wali Kota Achmad Purnomo diganti dengan ucapan melalui telepon atau video call.

“Tahun ini tidak ada Salat Id di lapangan. Open house kita ganti dengan ucapan telepon atau video call. Nanti pak wali dan pak Sekda di rumah saya,” kata Achmad Purnomo, Jumat (22/5).

Dia mengatakan, Pemkot Solo telah resmi telah mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor: 451.11/948 tentang Pelaksanaan Ibadah Salat Idul Fitri 1441 H dalam Situasi Darurat Covid-19. Melalui SE tersebut masyarakat juga diimbau untuk dapat melaksanakan salat Idul Fitri di rumahnya masing-masing dengan keluarga inti. Dalam SE tersebut, dikatakannya, juga berisi tentang peniadaan takbir keliling pada malam Hari Raya Idul Fitri dan silaturahmi atau halal bi halal ketika Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA  TEGANG! Adu Tembakan Senjata Korut vs Korsel di Zona Perbatasan, Lihat FOTO & VIDEO nya!

“Open house dan halal bihalal dilakukan lewat online. Jadi nanti saya bersama Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatno stanbay mulai 09.00 WIB sampai 12.00 WIB menerima ucapan Lebaran lewat telepon dan video call dari masyarakat dan ASN,” tutup Purnomo.

Hal ini dikarenakan kota Solo termasuk dalam zona merah dalam daftar peta penyebaran virus corona. Sedangan daerah di sekitar Solo, seperti Boyolali, Salatiga dan sekitarnya masih menunggu surat resmi dari PemKot setempat. Hal ini berbeda dengan tindakan yang dilakukan dengan daerah di Kabupaten Semarang. Meskipun terlihat beberapa titik zona merah, namun terdapat sejumlah masjid di kawasan tertentu yang sudah mengantosngi surat ijin resmi untuk melakukan shalat Idul Fitri berjamaah.

Namun, dalam pelaksanaan nya ini, tetap sesuai dengan protocol kesehatan yang telah. Seperti misal terpisahnya tempat sholat per jamaah, adanya tempat cuci tangan, tetap memakai masker dan tentunya tidak berkerumun ataupun bersalaman seusai shalat Idul Fitri.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close