fbpx
FoodieGaya HidupKesehatanTrik & Tips

Simak Beberapa Resiko Terlalu Sering Minum Kopi

Kopi memang sangat enak dan bikin nagih ya, tentunya bagi kalian para penikmat kopi. Tapi ternyata ada ada juga beberapa resiko jika terlalu banyak minum kopi.  Penelitian menunjukkan, bahwa terlalu banyak meminum kopi dapat meningkatkan risiko tulang rapuh atau osteoporosis yang biasanya dialami oleh orang lanjut usia. Berikut beberapa resiko jika terlalu banyak minum kopi:

  1. Pengeroposan Tulang

Terjadinya pengeroposan tulang karena zat yang terkandung dalam kopi bisa lebih cepat terjadi. Kafein lagi-lagi dituding sebagai salah satu penyebab hal ini terjadi. Zat yang ada dalam kopi itu membuat osteoblas, sel yang terlibat dalam pembentukan tulang baru, tak dapat bekerja secara efektif. Bahkan, sel ini dapat mati karena banyaknya kafein yang masuk ke tubuh manusia, berdasarkan hasil penelitian yang ditulis dalam Journal of Orthopaedic Surgery and Research yang terbit pada 2006.

  1. Penyakit Jantung

Julia menyarankan, jangan pernah mengonsumsi kopi lebih dari tiga cangkir dalam satu hari. Selain itu, sangat baik untuk menambahkan susu pada kopi, tentunya dengan kadar yang tidak berlebihan dan membuat kita menjadi mudah gemuk. Tak hanya itu, bagi yang memiliki penyakit seperti jantung, konsumsi kopi justru dapat berbahaya bagi mereka. Selain tekanan darah yang jadi lebih tinggi, kopi dapat menyebabkan jantung pengidapnya tak dapat memompa secara efektif. Terlebih konsumsi kopi instan. Tak hanya yang pernah memiliki gagal jantung, tetapi yang memiliki penyakit jantung bawaan atau jantung ringan sebaiknya tak mengonsumsi kopi ini. Hal tersebut karena zat kalium yang ada dalam kopi instan sangat tinggi sehingga perubahan berbahaya dalam laju dan irama jantung dapat terjadi.

  1. Mengganggu Penyerapan Zat Besi
BACA JUGA  Resep Biji Salak, Pas Buat Menu Buka Puasa

Kafein, kandungan yang ada dalam kopi, diketahui juga dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Selain itu, penelitian juga menunjukkan kafein dapat merangsang kontraksi dalam usus, yang menyebabkan kita mudah untuk ingin buang air besar setelah mengonsumsinya. Bahkan, kopi dapat membuat kita lebih cepat melakukan buang air besar dari waktu normal. Konsumsi kafein yang terdapat dalam kopi juga menyebabkan asam lambung dalam perut mudah naik. Jadi, kamu dengan mudah dapat merasakan rasa sakit seperti perih pada perut, kembung, serta mual seperti yang dialami orang berpenyakit maag.

Maka dari itu, hindarilah mengonsumsi kopi tanpa makanan. Dengan roti atau makanan lain yang cukup mengenyangkan dapat dikonsumsi lebih dulu agar kandungan dalam kopi yang cukup ‘tajam’ tidak mudah mengiritasi lambung.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close