fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Dalam Negeri / Protokol Kesehatan Untuk Pedagang dan Pembeli Dari Menteri Kesehatan

Protokol Kesehatan Untuk Pedagang dan Pembeli Dari Menteri Kesehatan

Dalam masa Transisi menuju masa normal, banyak peraturan yang dibuat oleh pemerintah untuk dipatuhi oleh masyarakat saat masa Covid-19. Dalam masa Transisi, tempat usaha dan tatanan ekonomi negeri sudah mulai bangkit kembali. Seperti dalam pasar yang ramai akan pembeli, maka dari pihak pemerintah memberi kebijakan dan aturan kepada pedagang serta pembeli untuk menjaga diri dan meminimalisir penyebaran Covid-19.

Kementerian Kesehatan mengajukan sebuah amjuran kepada pedagang untuk menggunakan masker dan pelindung wajah saat berdagang. Karena tidak mungkinya menjaga jarak saat berada di pasar. Dari penjual dan pembeli harus sama-sama saling melindungi.

Aturan tersebut tertulis pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bag I masyarakat yang berada di Tempat dan Fasilitas Umum yang telah dikeluarkan pada Jumat lalu.

“Jika kondisi padat dan penerapan jaga jarak sulit diterapkan, maka penggunaan pelindung wajah atau face shield bersama masker sangat direkomendaasikan sebagai pelindung tambahan,” Isi salah satu pernyataan tersebut.

Pedagang juga dianurkan untuk membersihkan area dagang , mengurangi kontak langsung dengan pembeli serta membuat bata antara penjual dan pembeli. Selain itu, kondisi kesehatan dari penjual dan pembeli harus diperhatikan ketika berada di pasar. Penggunaan masker juga sangat dianjurkan serta menjadi peralatan penjaga diri yang wajib dipakai ketika berada di fasilitas umum.

BACA JUGA  Inilah Bocoran Percakapan Presiden Jokowi dan Donal Trump

Berikut adalah isi dari Surat Pernyataan tersebut untuk penjual dan pembeli yang berada di pasar:

Untuk pedagang dan pekerja :

  1. Memastikan kesehatan pada diri dan dalam keadaan sehat sebelum berangkat ke pasar. Jika mengalami sakit seperti demam, flu, batuk, nyeri tenggorokan, stau sesak nafas, maka periksakan ke dokter dan tetap dirumah.
  2. Saat dalam perjalanan dan ketika bekerja maka selalu menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, hindari menyentuh area wajah, jika terpaksa maka pastikan tangan dalam keadaan bersih dan cuci tangan dengan sabun serta air yang mengalir.
  3. Melakukan pembersihan area dagang baik sebelum maupun sesudah berdagang(seperti meja, pintu, etalase, dan yang lainya).
  4. Melakukan upaya untuk meminimalisir kontak dengan pedagang, seperti menggunakan pembatas antara penjual dan pembeli. Menggunakan tempat tertentu untuk menerima uang dari pembeli, dan lain-lain.
  5. Pedagang, petugas keamanan, tukang parkir , dan kuli angkut harus berpartisipasi dalam mengingatkan pengunjuang atau pembeli dan rekan kerjannya untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak sekitar 1 meter.
  6. Jika dalam kondisi yang ramai dan padat, maka penggunaan masker dan pelindung wajah disarankan di gunakan sebagai pelindung tambahan.
  7. Setelah selesai berdagang dan sampai diirumah, maka segera mencuci pakaian dan mandi sebelum melakukan kontak dengan keluarga, dan membersihkan alat yang dibawa saat berdagan yang dipergunakan untuk aktivitas lain.
  8. Meningkatkan daya tahan tubuh.
BACA JUGA  Unik, Pemotor yang Tak Pakai Masker Di Keroyok Penari Kecak

Untuk pembeli:

  1. Memastikan kondisi dalam diri sehat, jika mengalami sakit maka periksa ke dokter.
  2. Selalu memakai masker.
  3. Menjaga kebersihan tangan.
  4. Hindari menyentuh area wajah.
  5. Menerapkan jaga jarak.

Sebagai pelindung tambahan bisa menggunakan pelindung wajah jika di dalam pasar dalam keadaan ramai dan sulit menerapkan jaga jarak

About Rizki

Check Also

8 Butter Terbaik, Merk & Jenis Butter Terenak | Terbaru 2020

Butter adalah sebuah campuran makanan yang sering digunakan oleh orang pada umumnya untuk dijadikan sebuah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *