fbpx
CORONA UPDATELuar Negeri

Penilitian Temukan Penularan Virus Corona Dari Kucing ke Kucing, Bagaimana Terhadap Manusia?

Dalam sebuah percobaan di laboratorium, ditemukan fakta bahwa adanya penularan virus Corona dari Kucing ke kucing. Hal ini tentu membuat para ilmuwan bergerak untuk menelitinya lebih lanjut tentang apakah virus tersebut dapat menyebar dari kucing ke manusia lagi.

Dikutip dari AP, Kamis (14/5), American Veterinary Medical Association mengesampingkan pernyataan itu, mereka menyatakan pernyataan baru bahwa karena seekor hewan dapat terinfeksi di laboratorium, hal ini tidak berarti bahwa ia akan dengan mudah terinfeksi virus yang sama dalam kondisi alami.

Seorang pakar virus bernama Peter Halfmann menjelaskan bahwa siapapun yang khawatir hal tersebut harus menggunakan kejernihan akal sehatnya. Ia menyarankan untuk tidak mencium hewan peliharaan anda, dan menjaga kebersihannya untuk memutus kemungkinan terinfeksi virus.

Halfmann dan rekan-rekannya di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wisconsin meneliti sebuah percobaan yang didanai oleh dana hibah federal dan mempublikasikannya, Rabu (13/5) di England Journal of Medicine.

Mereka mengambil virus Corona dari pasien manusia dan menginfeksikannya pada tiga kucing, setiap kucing kemudian ditampung dengan kucing yang lain yang bebas dari infeksi. Setelah 5 hari ditemukan bahwa 3 kucing yang baru tersebut terpapar oleh virus Corona dengan tanpa ada gejala penyakit apapun.

BACA JUGA  Apakah Kondisi Bumi Membaik, Selama Wabah Covid-19?

” Tidak ada bersin, tidak ada batuk, mereka tidak pernah memiliki suhu tubuh yang tinggi atau kehilangan berat badan,” ujar Halfmann.

Ia menambahkan bahwa hal tersebut juga tidak akan pernah disadari oleh pemilik hewan peliharaan.

Bulan lalu, ditemukan juga dua kucing di berbagai bagian negara bagian New York telah dinyatakan terkena virus Corona, mereka menganggap kucing tersebut tertular melalui orang-orang dekatnya. Selain itu, di kebun binatang Bronx juga telah ditemukan beberapa Harimau dan singa yang positif terkena Corona, seperti juga sejumlah kecil hewan lain di seluruh dunia.

Meskipun begitu, pedoman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS serta kelompok kedokteran hewan, berpendapat bahwa resiko penularan virus Corona dari hewan ke manusia dianggap rendah, dan tidak ada bukti yang menguatkannya.

Kelompok itu mencatat bahwa banyak penyakit yang menyebar di antara manusia dan hewan, oleh karena itu selalu menjaga kebersihan sangatlah penting.

Halfmann, dengan dua kucing didekatnya mengatakan bahwa kekhawatiran mungkin lebih besar bagi tempat penampungan hewan, di mana satu hewan dapat menularkan infeksi virus ke kebanyakan hewan lainnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close