fbpx
Dalam NegeriViral

Penerapan Larangan Berbelanja Dengan Kantong Plastik di Jakarta Akan di Berlakukan Mulai 1 Juli

Mulai tanggal 1 Juli mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang pengunaan wadah belanda atau kantong plastic yang sekali pakai yang digunakaan saat belanja di Swalayan, pusat perbelanjaan, dan pasar. Larangan tersebut ditetapkan dalam Peraturan Gubuernur Nomor 142 Tahun 2019 tantang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko swalayan, dan Pasar Rakyat.

Kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih “ Pemprov DKI Jakarta melarang penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai di tempat-tempat tersebut,” pada keterangan tertulisnya, Minggu (21/06/2020).

Anando juga mengatakan tentang pengelola perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat dihimbau untuk beralih yang semula menggunakan plasti k atau kantong belanja yang sekali pakai menjadi yang selalu dipakai tanpa harus ganti. Seperti menggunakan kantong belanja yang  ramah lingkungan, sehingga tidak menimbulkan banyak sampah plastic. Karena sampah plastic akan sulit terurai dalam tanah.

Sebelum diberlakukannya peraturang menggunakan kantong belanja yang ramah lingkungan, para pengelola  harus bersosialisasi kepada para penjual dan pembeli mengenai larangan penggunaan kantong plastic. Agar mereka mempunyai persiapan kantong belanja yang ramah lingkungan yang bisa dipakai belanja beberapa kali. Tidak menggunakan kantong plastic lagi untuk berbelanja.

BACA JUGA  Yang Belum anda Tahu! Istri Cantik Dibalik Kesuksesan Didi Kempot yang Jarang Terekspos ( Biar Tidak Penasaran )

“Pelaku usaha atau tenant harus menyediakan kantong belanja ramah lingkungan secara tidak gratis,” kata Andono. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, diharapkan kepada para penjual dan pembeli ada kerjasama untuk mematuhi peraturan guna mencipkatakan kebersihan dan ke efisien dalam berbelanja.

Untuk para pembeli yang menggunakan sistim oline dan kirim, serta transaksi yang secara online, maka dihimbau untuk menerapkan tips belanja online yang ramah lingkungan untuk mengurangi sampah plastic timbunan untuk membungkus barang.

Tercatat saat masa PSBB, banyak yang menggunakan plastic dalam sistim pembelanjaan, sehingga terjadinya peningkatan sampah plastic. “Para pembeli dapat mendukung penjual dan produk tanpa pembungkus plastic, mengurangi penjual untuk membungkus dengan plastic, atau membeli barang dalam kemasan besar atau satukan bermacam daftar belanjaan dalam satu pembelian,” jelas Arnando.

Pengurangan sampah platik ini dirasa efisien diterapkan dalam perbelanjaan, karena dalam perbelanjaaan banyak yang menggunakan kantong plastic sekali pakai, dan jika berbelanja lagi maka akan menggunakan kantong plastic yang baru. Plastic sulit terurai dalam tanah, sampah akan menimbun.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close