fbpx
Fenomena AlamLuar NegeriTeknologiViral

Penemuan Baru: Ilmuwan Identifikasi Spesimen Dinosaurus Baru Yang Mempunyai Gigi Minim

Belakangan ini ditemukan sebuah spesimen dinosaurus dengan struktur morfologi yang unik, para ilmuwan berhasil menemukan spesimen baru ini berbekal dari penemuan fosil dinosaurus misterius. Diketahui bahwa umumnya spesimen Pterodactyl ditemukan di wilayah China dan Brazil, namun dinosaurus yang menjadi saudara terdekat dari spesimen ini justru ditemukan di wilayah Inggris.

Hal ini ditemukan oleh seorang pemburu fosil yang menemukan pecahan tulang fosil berbentuk aneh saat sedang berjalan-jalan bersama anjingnya, di Sandown Bay, Isle of Wight. Namun karena ia tidak yakin, ia menyerahkan penemuannya tersebut kepada mahasiswa Palaentologi Universitas Portsmouth yang bernama Megan Jacobs.

Diketahui bahwa selain di Brazil dan China, sisa-sisa Tapejarid (ordo Pterosauria dan Subordo Pterodactyloidea) adalah ‘sangat langka’ dan ‘sangat terpisah-pisah’. Wightia Declivirostris, sebagai spesimen baru hanya ada bersama dengan beberapa fosil Tapejarid lain yang ditemukan di Eropa, termasuk juga di Spanyol.

Sumber: Suara.com

Spesimen yang serupa juga ditemukan di Maroko pada tahun lalu oleh sebuah tim dari Universitas Portsmouth. Penemuan tersebut dikenal dengan Afrotapejara, yang membuat semakin luas geografis dinosaurus saat ini.

BACA JUGA  LED Mask "The King : Eternal Monarch" Dibandrol Dengan Harga Yang Fantastis

Memang penemuan tersebut hanya ditemukan sebagian kecil dari rahang, namun ia sudah memiliki semua karakteristik dari rahang Tapejarid,  yakni juga termasuk banyaknya lubang kecil yang menahan organ-organ sensorik kecil untuk makanan mereka. Selain itu, dinosaurus ini juga terlihat memiliki paruh runcing yang cukup halus.

Sumber: Suara.com

“Ini bukan rahang Pterodactyl biasa. Yang ini sangat kekurangan gigi dan sangat mirip dengan kelompok Pterosaurus aneh yang disebut ‘Tapejarid’. Mereka umumnya ditemukan di China dan Brazil serta tidak pernah ditemukan sebelumnya di Inggris,” ujar Megan Jacobs saat press release yang dikeluarkan oleh Universitas Porsmouth.

Wightia declivirostris ini juga memiliki bentuk jambul dengan ukuran yang besar, hal ini seperti dikutip dari IFLScience. Kadang ukuran jambul mereka lebih besar dua kali dari ukuran tengkorak mereka.

Jacob juga menambahkan, “Contoh lengkap dari Brasil dan Cina menunjukkan bahwa mereka memiliki jambul kepala besar, dengan ukuran jambul kadang-kadang dua kali lebih besar dari tengkorak. Jambul besar itu kemungkinan digunakan terkait tampilan dan kemungkinan berwarna cerah.”

BACA JUGA  Tampilan Baru Dua Member Winner Saat Wamil

Penemuan ini telah diterbitkan di Jurnal Cretaceous Research.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close