fbpx
Home / Gaya Hidup / Para Pendaki Gunung Wajib Baca, Begini Prosedur Baru Naik Gunung Setelah Pandemi

Para Pendaki Gunung Wajib Baca, Begini Prosedur Baru Naik Gunung Setelah Pandemi

Dalam situasi dimana merebaknya virus corona saat ini, membuat berbagai tempat umum bahkan wisata ditutup guna menekan penyebaran virus. Hal ini serupa terjadi pada wisata gunung. Para pemandu gunung yang tergabung dalam Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia ( APGI) telah bersiap membuka kembali setelah pandemi ini berakhir. Berdasarkan keterangan dari Sekretaris APGI yaitu Rahman Mukhlis mengatakan bahwa APGI telah menyiapkan beberapa prosedur lebih ketat dan perlu diperhatikan pendaki gunung yang ingin mendaki kembali usai pandemi. Sedangkan menurut perkiraan pemerintah, aktivitas outdoor itu baru bisa dimulai Juli. Pasti dari segi kesehatan ada hal-hal yang harus diikuti, protokol kesehatan naik gunung akan lebih ketat.

Sumber: Mojok

Rahman menjelaskan, protokoler tersebut berisi seputar hal-hal teknis yang perlu dipersiapkan para pendaki gunung mulai dari sebelum mendaki hingga setelah selesai pendakian. Terdpat beberapa prosedur seperti misalnya:

  1. Perispan prosesn persiapan pendaki
  2. Pemilihan peralatan pendakian
  3. Pemeliharaan kesehatan, transportasi, sampai cara pendakian, berkemah dan turun pendakian.
  4. Kewajiban menggunakan masker, membawa hand sanitizer dan pengecekan kesehatan yang lebih diperketat.
  5. Para pendaki diwajibkan membawa surat kesehatan bebas Covid-19
  6. Adanya proses administrasi saat tiba di basecampe pendakian gunung
  7. Adanya screening suhu tubuh sebelum pendakian
BACA JUGA  Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Terkait rapid test atau tes cepat pendeteksi virus corona pada tubuh juga akan diimplementasikan di wisata gunung. Rahman mengatakan hal tersebut bergantung pada acuan resmi dari pemerintah. Di samping itu diketahui APGI juga telah menyiapkan beberapa upaya lainnya untuk menghindari pendaki yang membawa surat kesehatan palsu atau dimanipulatif.

Dalam rangka mengakali adanya manipulatif tersebut, setelah nantinya prosedur resmi keluar, pihak APGI perkiraannya awal Juni nanti. Kami akan bergerak ke pemerintah, bisa Kemenparekraf atau KLHK, itu nanti kebijakannya ada di mereka.

“Kita mendorong bahwa di pintu pendakian harus ready dokter, jadi nanti dokter itu buat validasi, dan jika sudah mendukung sarana prasarananya, cek Covid-19 langsung di pintu pendakian. Saat ini harapan dari APGI terletak pada pemerintah agar hal-hal tersebut dapat terlaksana guna kenyamanan wisatawan atau pendaki gunung pada saat nanti pandemi telah berakhir.

About dewi

Check Also

8 Hair Tonic Terbaik Gingseng Penumbuh & Penebal Rambut | Terbaru 2020

Kulit kepala adalah salah satu yang menjadi faktor kesehatan rambut. Ketika kulit kepada akan sehat, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *