fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / NGERI, Inilah Kegunaan Madu & Susu di Zaman Persia Kuno

NGERI, Inilah Kegunaan Madu & Susu di Zaman Persia Kuno

Zaman Persia kuno, madu dan susu tak hanya sekedar minuman yang menyehatkan dan untuk kecantikan saja. Namun, fakata kelamnya  madu dan susu juga jadi alat penyiksaan yang kejam dan mematikan.

Diketahui pada abad 5 SM, ada kekaisaran Persia kuno yang merupakan kekaisaran adikuasa pertama berpusat di Iran. Salah satu metode yang paling terkenal adalah skafisme. Metode iskafisme merupakan metode yang mematikan walaupun hanya menggunakan susu dan madu saja.

  1. Metode Eksekusi kejam

Hanya dengan bahan susu dan madu ternyata menjadi alat penyiksaan paling sadis pada masa kekaisaran Persia kuno. Metode penyiksaan ini menyuruh korban naik ke atas perahu yang ditutup oleh perahu kayu lainnya. Lantas, untuk memperparah kondisi di dalam kapal, orang-orang malang ini akan diberi makan oleh susu dan madu yang hampir menenggelamkan mereka. Secara perlahan tapi pasti orang-orang yang dieksekusi akan meninggal dunia.

  1. Kondisi korban yang sadis parah

Menurut ahli sejarah bernama Jacob F. Field, dalam bukunya yang berujudul ‘One Bloody Thing After Another: The World Gruesome History’. Ia menjelaskan bagaimana para korban ini di eksekusi dengan detail. Pertama para korban akan ditelanjangi lalu tubuh mereka diikat di bagian perahu kayu yang mirip seperti perahu dayung yang sempit. Anehnya bagian kaki, tangan, dan kepala mereka tetap bebas agar bisa bertahan hidup.

BACA JUGA  Benarkah, Pandemi Corona Sudah Sampai Puncak?

Setelah diikat, para korban akan dipaksa meminum madu dan dusu dalam jumlah banyak. Tujuannya agar mereka mengalami diare ketika meminum susu, lalu madu bertujuan untuk menarik serangga ke dalam perahu.

  1. Menuangkan madu dan susu ke seluruh tubuh
Sumber: Detikfood

Selain dipaksa minum susu dan madu, biasanya para algojo yang kejam ini akan mencampurkan susu dan madu kemudian menuangkannya ke seluruh bagian tubuh.

Biasanya susu dan madu akan dituangkan ke bagian mata, telinga, mulut, wajah, dan beberapa bagian tubuh lainnya. Ada juga yang membuat para korbannya tenggelam secara perlahan di dalam kolam susu dan madu.

  1. Metode paling sadis di dunia

Skafisme ini sering disebut sebagai salah satu metode penyiksaan yang paling sadis di dunia. Setelah memandikan dan memberi makan korbannya dengan susu dan madu yang berlebihan, para korban akan didiamkan. Dalam banyak kasus penyiksaan dengan metode skafisme ini korbannya meninggal bukan karena dehidrasi atau kelaparan fatal. Melainkan karena kombinasi dari syok, kelaparan, hingga linglung atau delirium.

BACA JUGA  Kuy Nostalgia dengan Ice Cream Viennetta, Simak Resep Homadenya

Nah, gimana, sangat kejam dan parah bukan? Membunuh orang dengan madu dan susu di zaman dahulu?

About dewi

Check Also

8 Biskuit Untuk Diet Terbaik, Aman & Murah, Rekomendasi Terbaru 2020

Biskuit adalah salah satu camilan yang sering dikonsumsi oleh banyak halangan masyarakat  terutama bagi mereka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *