fbpx
Dalam Negeri

Nekat Tahlilan! Warga Di Salah Satu Desa Tulungagung Positiv Covid-19

Sumber: FaktualNews.co

 

12 0rang ditemukan positif rapid test oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 Tulungagung. Wacana dilakukannya karantina wilayah pada desa Jabalsari Kecamatan Tulungagung semakin menguat. Hal ini diawali dengan adanya pasien Covid-19 hasil swab yang merupakan kasus ke-16 berasal dari kluster 01 berinisial H asal Kabupaten Kediri, yang diduga kuat melakukan kontak saat menjenguk kerabatnya di rumah sakit. Kontak erat kembali terjadi saat ayah korban meinggal dunia akibat sakit bukan karena Covid-19, sumber mengatakan warga dan saudaranya, termasuk ada kerabat dari Kabupaten Gresik yang juga ikut melayat. Atas hal tersebut Bupati Tulungagung Maryoto Birowo membenarkan adanya wacana karantina wilayah yang akan dilakukan di desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol. “Langkah itu dilakukan lantaran terdapat penambahan temuan positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test,” terangnya, Rabu (22/04/2020).

Menurutnya hal tersebut sangtlah tepat dilakukan guna memutus mata rantai persebaran Covid-19, dan juga akan lebih memudahkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung dalam melakukan tracing pada tiap warga. “Saya pikir semakin ditemukan maka memudahkan untuk membuat satu pemetaan penanganan. Ketika PDP yang diketahui banyak, kita juga akan berhati-hati. Kita tracing dan lebih hati-hati,” jelasnya.

BACA JUGA  Dibekali Quad-Camera 48 MP, Samsung Galaxy A21s Rilis Hari Ini, Cek Spesifikasinya

Menurutnya, tersebarnya virus tersebut dikarenakan adanya kontak dari pasien positif Covid-19 inisial MA (33) asal Sumbergempol. Didik Eka menjelaskan AM tertular saat menunggu ayahnya yang sakit di rumah sakit. Pada 26 Maret 2020 ayah AM pulang, namun pada 3 April 2020 meninggal dunia, karena bukan pasien PDP, jenazah pun diperlakukan secara wajar. Seperti halnya tradisi setempat, mereka juga melakukan tahlilan.

Pada 6 April 2020, MA merasakan adanya gejala Covid-19 pada dirinya, hasil uji menunjukkan bahwa MA memang positif Covid-19. “Jadi setelah tahlil beberapa hari, barulah ketahuan jika MA positif Covid-19,” sambung Didik.

Pelacakan kontak pada tahap awal oleh Satgas dilakukan sekitar 100 rapid test, hasilnya enam orang yang ikut tahlilan dinyatakan positif. Sementara di rumah B, pelacakan juga dilakukan, dan petugas kembali menemukan ada enam orang positif Covid-19. Jadi totalnya ada 12 orang. Dari MA ada 6 orang termasuk dari rumah B yang diketahui juga melakukan tahlilan, ditemukan ada enam orang lainnya.

Namun pelacakan belum selesai, Satgas menemukan beberapa kontak baru yang juga akan dilakukan rapid test. “Jadi ada ratusan warga yang sudah rapid test dan hari ini belum selesai. Besok akan dilanjutkan lagi,” ungkap Didik.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close