fbpx
Gaya HidupKesehatanTrik & Tips

Mimpi Buruk Terus Menerus, Mungkin Ini Penyebabnya. Simak Cara Mengatasinya!

Saat seseorang bermimpi, mereka akan masuk dalam pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan atau indra yang lainnya saat mereka tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat. Kejadian bermimpi saat tidur ini biasanya khayal di dunia nyata dan dan diluar kuasa dari orang yang bermimpi.

Jikalau kita bermimpi baik, mungkin hal itu tidak akan masalah, namun jika kita malah bermimpi buruk hal itu pasti akan membuat kita takut dan tentunya mengganggu. Beberapa mimpi buruk sangat bervariasi, seperti dikejar, jatuh, merasa hilang atau terjebak. Seseorang yang bermimpi buruk akan menyebabkan dirinya merasakan berbagai emosi yang bahkan bisa terus ia alami sampai dirinya bangun.

Kejadian ini sudah biasa terjadi, namun hal ini lebih sering terjadi pada anak-anak. Untuk anak perempuan biasanya mimpi buruk ini lebih sering terjadi daripada anak laki-laki.

Kejadian mimpi buruk sebenarnya bagian dari perkembangan yang normal, kecuali dalam kasus gangguan stress pasca trauma (PTSD), hal ini dilansir dari Healthline oleh Tirto.id. Mimpi buruk ini sendiri biasanya bukanlah gejala karena kondisi medis ataupun gangguan mental yang mendasarinya.

BACA JUGA  Tips Jaga Daya Tahan Tubuh Tetap Prima Saat New Normal

Beberapa penyebab dari terjadinya mimpi buruk antara lain: Ngemil sebelum tidur, penyakit atau demam, obat-obatan termasuk antidepresan dan narkotika, alat bantu tidur, flm, buku, atau videogame yang menakutkan, penyalahgunaan alkohol atau narkoba, efek dari obat tidur atau obat penghilang rasa sakit, stres, kecemasan, atau depresi, sleep apnea atau suatu kondisi di mana pernapasan terganggu selama tidur, narkolepsi atau gangguan tidur yang ditandai dengan rasa kantuk yang ekstrem di siang hari diikuti oleh tidur siang yang cepat, dan PTSD yakni gangguan kecemasan yang sering berkembang setelah menyaksikan atau mengalami peristiwa traumatis.

Jika kamu memiliki masalah dengan mimpi buruk secara terus-menerus, hal itu perlu kamu konsultasikan kepada dokter. Biasanya dokter tidak memberikan tes khusus untuk mendiagnosis mimpi buruk, dokter biasanya menganjurkan untuk menjalani studi tidur. Namun jikalau pasien diduga  mengalami mimpi buruk karena PTSD, maka dokter bisa melakukan tes yang lainnya.

Biasanya perawatan khusus pada penderita mimpi buruk ini tidak diperlukan. Namun hal ini berbeda apabila pasien memiliki masalah kesehatan medis atau mental yang mendasarinya. Dokter akan meresepkan obat prazosin tekanan darah apabila mimpi buruk terjadi karena PTSD, hal ini sudah terbukti bahwa obat ini dapat membantu dalam mengobati mimpi buruk berkaitan dengan PTSD.

BACA JUGA  Aneh, Sepatu Buluk Ini Laku Seharga Rp 700 Juta, Ternyata Ini Alasannya

Selain itu, dokter akan menganjurkan teknik konseling atau pengurangan stress jika pasien mengalami beberapa kondisi tertentu yang memicu mimpi buruk. Untuk mimpi buruk sendiri, pengobatan juga dapat disarankan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close