fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Dalam Negeri / Meskipun Ada Larangan Mudik, Mobil Yang Tercatat Tinggalkan Jakarta Lebih Dari 400 Ribu Unit

Meskipun Ada Larangan Mudik, Mobil Yang Tercatat Tinggalkan Jakarta Lebih Dari 400 Ribu Unit

Mudik adalah kegiatan pulang ke kampung halaman dalam tujuan merayakan datangnya hari raya Idul Fitri bersama dengan keluarga yang ada di kampung. Setiap tahunnya, banyak dari kendaraan yang tercatat melakukan mudik saat menjelang lebaran, namun pada lebaran kali ini agak sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengakibatkan adanya larangan untuk mudik.

Sebuah prestasi baru telah ditorehkan, karena dari jumlah volume kendaraan yang meninggalkan ibu kota Jakarta pada tahun ini menurun drastis, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana volume kendaraan bisa mencapai puncaknya dengan jalan tol diseluruh pulau Jawa yang dioperasikan secara keseluruhan, namun pada kali ini malah sebaliknya.

Dilansir dari Suara dari kantor berita Antara, disebutkan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk., bahwa penggunaan jalan raya untuk mudik pada lebaran tahun ini menurun hingga 62 persen dibandingkan dengan lebaran tahun lalu. Meskipun juga perlu dicatat bahwa saat ini pemerintah sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

BACA JUGA  Harga Emas Antam Naik Lagi Membuat Emas Antam Kembali Pecahkan Rekor

Tercatat oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk., bahwa selama periode H-7 sampai dengan H-1, total kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui arah timur, arah barat, dan arah selatan total ada 465.582 kendaraan.

“Angka ini turun 62 persen dari lalu lintas periode lebaran tahun 2019,” tutur Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head dalam keterangan tertulis sebagaimana diterima Kantor Berita Antara di Jakarta minggu (24/5/2020).

Untuk distribusi lalu lintasnya dapat diperinci sebagai berikut:

  • 39 persen dari arah Timur
  • 34 persen dari arah Barat
  • 27 persen dari arah Selatan

Sementara itu, kendaraan yang keluar dari Jakarta, ke arah timur tercatat jumlah melalui GT Cikampek Utama 1 sebanyak 103.440 kendaraan, turun sebesar 81 persen dari lebaran tahun lalu. Selanjutnya kendaraan yang keluar dari Jakarta ke arah yang sama, melalui GT Kalihurip Utama 1 tercatat sebanyak 76.357 kendaraan, turun sebesar 64 persen dari lebaran tahun lalu.

“Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 179.797 kendaraan, turun sebesar 76 persen dari lebaran tahun 2019,” ujar Dwimawan Heru.

BACA JUGA  Surabaya Bisa Seperti Wuhan Terkait Covid-19

Lalu untuk jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta ke arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang sebanyak 157.926 kendaraan, turun sebesar 42 persen dari lebaran tahun lalu.

Sedangkan jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta ke arah selatan atau lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 127.859 kendaraan, turun sebesar 33 persen dari lebaran tahun lalu.

Dalam kesempatan itu, Jasa Marga juga turut mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk bekerja sama dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan keluar rumah pada lebaran tahun ini.

About syharil

Check Also

Kabar Baik! Pemerintah Siapkan Kuota Internet Gratis untuk Pembelajaran Daring

Para provider berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik bagi para pelanggannya, seperti Tri yang juga menggunakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *