fbpx
Fenomena AlamLuar NegeriTeknologi

Mengejutkan Warga, Fenomena Awan Berbentuk Ledakan Nuklir, Berbahayakah?

Diketahui bahwa awan merupakan sebuah massa yang dapat dilihat dari tetesan air ataupun kristal beku yang tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi maupun permukaan planet lain. Awan ini juga memiliki berbagai bentuk yang bervariasi, beberapa jenis awan seperti awan Cirrus, Cirrocumulus, dan sebagainya.

Sebuah fenomena unik dan menegangkan terjadi di Ukraina, karena sejumlah warga dikejutkan dengan adanya sebuah awan yang berbentuk tidak biasa. Disebutkan awan yang terlihat di langit yakni di Ibu Kota Kiev, sekitar 60 mil dari Chernobyl, memiliki bentuk seperti jamur. Dikutip dari Tribunnews yang melansir Metro.co.uk, fenomena awan yang tidak biasa ini membuat panik warga dan foto-fotonya pun tersebar luas di media sosial.

Bahkan selain menganggap seperti jamur, beberapa orang juga menilai bentuk awan ini seperti halnya ledakan nuklir. Ada beberapa netizen yang mengira Rusia sedang menguji coba nuklir baru.

“Apakah Putin sedang menguji senjata nuklir baru?,'” ujar seorang warga Kiev, Maxim Volokh yang kemudian membagikan foto awan tersebut dengan judul ‘Akui saja, siapa yang takut?’.

BACA JUGA  Timbun 1 Ton Lebih Masker, Warga Ini Dituntut

Atas adanya fenomena langka tersebut, otoritas setempat menjelaskan bahwa awan ini dikenal dengan anvil cloud atau awan landasan. Mereka menjelaskan bahwa pernah melihat jenis awan seperti itu sebelumnya di langit Oblast Kiev, Oblast Ternopil, dan Vinnitsa.

Sebenarnya awan yang berbentuk mirip dengan jamur ini memiliki nama ilmiah yaitu Kumulonimbus Inkus. Awan yang berjenis kumulonimbus ini diketahui telah mencapai tingkat stabilitas di stratosfer. Kumulonimbus Inkus ini sebenarnya merupakan tahap lanjutan dari awan jenis Kumulonimbus Kalvus. Biasanya awan dengan jenis ini memiliki bentuk yang menjulang tinggi ke atas, padat serta mirip seperti sebuah landasan. Namun dalam beberapa kejadian langka bentuk dari awan ini lebih menyerupai jamur atau ledakan nuklir.

Lalu apakah awan tersebut membahayakan? Sebagai informasi, pada dasarnya awan Kumulonimbus Inkus ini akan menghasilkan hujan deras dan petir, namun lebih banyak unsur bahaya jika awan ini terbentuk. Karena bisa saja terjadi cuaca yang ekstrem seperti hujan es, angin kencang, hingga tornado sebagai efek parahnya. Sebelum adanya angin yang kuat untuk menggesernya, awan ini akan tetap berada di tempatnya. Tetapi biasanya setelah kurun waktu satu jam awan ini akan tersebar oleh angin.

BACA JUGA  Pesawat Listrik Terbesar Ini Sukses Diterbangkan Pertama Kalinya di Langit Washington

Sebagai informasi, Chernobyl, Ukraina diketahui merupakan lokasi bencana nuklir yang paling mengerikan sampai saat ini. Insiden yang terjadi pada tahun 1986 ini terjadi saat krisis reaktor yang berujung pada bocornya radiasi di daerah sekitarnya. Secara langsung tragedi ini telah menewaskan sekitar 100 orang. Namun sampai saat ini banyak yang percaya bahwa sisa radiasi itu masih ada di wilayah tersebut.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close