fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanCORONA UPDATELuar Negeri

Konspirasi? Negara Prioritas Manakah yang Akan Mendapatkan Vaksin Covid-19 ?

Sumber: Alinea.ID

Semua belahan dunia pastilah merasakan hal yang sama karena adanya virus corona atau Covid-19 ini. Para ahli medis dan peneliti juga sama halnya sedang mencari vaksin yang tepat untuk membunuh virus ini. berdasarkan hasil tingkat perhitungan pada komunitas medis dan ilmiah bahwa diperlukan  setidaknya 18 bulan agar vaksin melawan COVID-19 bisa berhasil dikembangkan dan didistribusikan.

Sementara sejumlah peneliti lebih optimistis vaksin dapat dikembangkan lebih cepat, yang lainnya di bidang ilmu obat-obatan. Namun,  memang perlu waktu lebih lama untuk mengembangkan vaksin melawan virus tersebut. Berikut pendapat para pakar kesehatan terkait kasus ini:

Berdasarkan Pakar kesehatan Jerman yakni Ilona  mengatakan bahwa otoritas kesehatan di seluruh dunia sedang bekerja untuk menemukan solusi yang layak untuk masalah distribusi.

Jürgen Wasem, seorang profesor untuk manajemen kesehatan di Universitas Duisburg-Essen di Jerman juga mencatat bahwa penelitian dan pengembangan obat biasanya didorong oleh kekuatan pasar.

Hal ini secara tidak langsung memunculkan risiko bahwa pasar di Eropa barat, Jepang dan Amerika Serikat akan dipasok terlebih dahulu karena pasien di sana mampu membayar harga tertinggi,” katanya kepada DW.

BACA JUGA  Viral, Emak-Emak Kenakan Topeng Mainan Daripada Masker

Secara tidak langsung, jika nanti vaksin corona segera di temukan dan dapat di distribusikan ke pasar dunia, prioritas ada di Eropa Barat, Jepang dan Amerika Serikat.

Sumber: DetikNews

Melihat ketidakadilan tersebut, perusahaan swasta mulai memimpin pencarian obat virus corona. Meskipun faktanya, ada masalah soal kepentingan pribadi dalam penelitian dan pengembangan obat-obatan, namun inilah yang sedang dikembangkan dan dicari vaksin nya oleh peneliti di Indonesia.

Diketahui pula, lebih dari selusin vaksin COVID-19 yang berbeda-besa dijadwalkan untuk mulai melakukan uji klinis pada tahun ini, dengan yang paling menjanjikan saat ini sedang dikembangkan di Cina, AS dan Jerman.

Apakah ini kasus corona ini termasuk sebuah konspirasi Internasional belaka?

Pandemi tampaknya membuktikan bahwa ketika orang berjuang untuk hidup atau mati, semangat kolaborasi internasional tidak ada. Hal ini dimulai dengan larangan ekspor nasional untuk masker wajah dan ventilator yang sekarang dapat berevolusi menjadi semacam “nasionalisme medis” yang mempengaruhi kampanye vaksinasi di masa depan di seluruh dunia.

BACA JUGA  Siapakah Sosok yang Menemani Ayana Moon pada Ramadhan Tahun ini?

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close