fbpx
CORONA UPDATEDalam NegeriTeknologiUncategorized

Kisah Calon Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19 yang Menjalani UTBK 2020

Adanya pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum kunjung menurun, membuat calon mahasiswa peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 harus melaksanakan berbagai protokol kesehatan yang menjadi syarat penting untuk kelancaran ujian.

Dilansir dari Kompas.com yang dirangkum dari laman Universitas gadjah Mada (UGM), UTBK pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena peserta dan juga petugas diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjalani berbagai protokol kesehatan. Para peserta juga harus mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang dilanjutkan dengan pengecekan suhu tubuh, bahkan beberapa diantaranya juga menggunakan faceshield saat mengerjakan ujian di depan komputer.

Hal ini juga dialami oleh peserta UTBK yang berasal dari Cirebon bernama Tita Rosita (17). Ia harus melakukan uji rapid test sebelum pergi ke Yogyakarta sebagai persyaratan peserta yang berasal dari luar kota. Ia juga mengatakan bahwa sempat takut saat adanya pandemi ini, namun rasa takutnya tersebut sudah reda karena protokol kesehatan yang dijalankan UGM cukup baik.

BACA JUGA  Kaget, Tiba-Tiba di Lakukannya Rapid Test Usai Shalat Tarawih

Kejadian yang hampir serupa juga dialami oleh peserta yang berasal dari Sleman bernama Regita (17). Ia mengaku cemas karena harus keluar rumah dan bertemu dengan banyak orang yang tidak diketahui dari mana asalnya. Namun kekhawatiran tersebut juga berkurang ketika melihat protokol kesehatan yang dijalankan UGM di lokasi ujian.

Yanri Wijayanti selaku anggota Tim Kesehatan UTBK UGM menjelaskan bahwa mereka telah menyiapkan sarana prasarana dalam mendukung protokol kesehatan. Untuk peserta yang tidak membawa surat keterangan sehat, maka wajib melapor pada unit kesehatan yang selanjutnya akan dilaporkan kepada dokter. Peserta akan dibawa ke klinik kampus untuk diperiksa dan mendapatkan surat keterangan sehat.

Sebelumnya ada peserta yang ditemukan memiliki suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat celsius. Setelah di periksa rapid test hasilnya non-reaktif dan bisa mengikuti ujian, ternyata ia hanya mengalami dehidrasi karena kurang minum.

Namun apabila ditemukan peserta yang hasil rapid test menunjukkan reaktif, maka mereka di edukasi untuk melakukan pemeriksaan rapid test dengan PCR. Karena hasil uji swab baru bisa keluar setelah beberapa hari berikutnya, berapa serta yang berasal dari DIY dan Jawa tengah dapat diminta untuk pulang melakukan isolasi diri di rumah. Mereka diberi kesempatan untuk mengikuti UTBK tahap kedua.

BACA JUGA  PSSI Didesak Kemenpora Mengenai Persiapan Piala Dunia U-20 2021

Sementara itu apabila peserta berasal dari luar DIY dan Jawa Tengah serta tidak memiliki tempat untuk menginap, maka akan dilaporkan ke satgas Covid-19. Jika hasil negatif maka peserta dapat mengikuti UTBK tahap 2, namun apabila hasilnya positif maka peserta tidak dapat mengikuti UTBK tahap 2.

Untuk kalian yang ingin mengecek pengumuman hasil SBMPTN 2020, dapat klik link www.pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close