fbpx
Dalam NegeriFoodieGaya Hidup

KFC Sepakat Potong Gaji dan Tunda THR

Sumber: CNBC

Baru – baru ini PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yakni KFC telah mengumumkan akan memotong gaji dan menunda untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh karyawannya. Kebijakan itu diambil dengan menimbang banyaknya operasional restoran cepat saji itu yang tutup sejak diserang pandemi virus Corona (COVID-19). Pasalnya, untuk mengurangi beban perusahaan selama pandemi corona.
Berdasarkan keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat 97 buah gerai KFC yang ditutup di berbagai kota di Indonesia sejak ada Corona.

Levita Supit selaku  Ketua Perhimpunan Waralaba mengatakan bahwa rata-rata bisnis waralaba dengan jumlah karyawan yang banyak sudah menerapkan kebijakan yang serupa. Kebijakan tersebut diambil dengan memperbanyak banyak bisnis waralaba sebagai opsi terakhir mereka menimbang kemampuan keuangan perusahaan serta mencegah terjadinya PHK.

Sumber: FoodDetik

Untuk mempertahankan karyawan-karyawan yang ada dan karena perusahaan juga tidak mendapatkan income seperti biasanya, income yang tidak meng-cover biaya operasional makanya diambillah solusi dengan memotong gaji atau membayarkan THR sebagian dulu nanti sebagian lagi mungkin dibayarkan dikemudian hari,” ujar .

BACA JUGA  Wow, Tangkah & Kalibiru Merupakan Wisata Berbasis Komunitas

Ia bahwa memastikan tak semua bisnis waralaba menerapkan kebijakan serupa ada juga yang masih membayar penuh gaji dan THR karyawan mereka. Selebihnya, ada juga yang tidak melakukan peraturan serupa, tergantung daripada kondisi keuangan masing-masing bisnis. Jadi bukan semua juga seperti itu, tidak semua, jadi tergantung daripada kondisi finance bisnis masing-masing.

Direktur Fast Food J. Dalimin Juwono juga mengatakan dalam keterbukaan informasi, Jumat (24/4), menyatakan pihak manajemen dan serikat pekerja telah sepakat melaksanakan penyesuaian beban upah selama periode Covid-19.

“Penyesuaian beban upah itu dilaksanakan dengan mekanisme penurunan dan penundaan beban upah yang bervariasi, dengan penurunan tersebar di tingkat manajemen senior ke atas,” ujar Dalimin.

Selain itu, perusahaan mengumumkan penundaan rencana penambahan modal dengan skema HMETD atau right issue sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. Penundaan rencana ini memperhatikan jangka waktu yang berlaku sesuai dengan POJK Nomor 32/POJK Nomor 32/POJK.04/2015 tentang penambahan modal

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close