fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Dalam Negeri / Kegiatan Belajar Mengajar di Buka Kembali, Catatan dari Gugus Tugas Untuk Masyarakat

Kegiatan Belajar Mengajar di Buka Kembali, Catatan dari Gugus Tugas Untuk Masyarakat

Doni manardo selaku ketua Guguas Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengingatkan kepada masyarakat di daerah zona hijau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan  dalam bekerja, aktivitas, dan dalam sekolah. Dengan diberlakukannya Kegiatan Belajar Mengajari untuk daerah yang berada di zona hijau (KBM)

“Yang sekarang statusnya zona hijau, , tetapi tidak hati-hati dalam kegiatan menjaga atau memperhatikan protokol kesehatan, (bisa) berubah menjadi kuning, kata Doni dalam sebuh pengumuman Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik baru di Masa Pandemi Covid-19 secara virtual, Senin (15/06/2020).

Karena itu dari Gugus Tugas akan selalu memberikan himbauan dan informasi kepada semua pihak masyarakat  mengenai perkembangan status dari setiap daerah. Meskipun di daerah zona hijau, masyarakat harus berhati-hati dan mematuhi aturan supaya tidak berubah zona akibat kelalaian dari masyarakat.

Dengan kebijakan tersebut, sistim pendidikan di Indonesia tetap berlangsung meskipun saat masa pandemi, tetapi KBM tersebut berlangsung di daerah zona hijau atau zona aman.komitmen bersama untuk selalu menjaga esehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA  Waww, Nenek Ini Viral Karena Menjadi Gamer Tertua di Dunia

“Kita bertekad,  pendidikan kita tetap kita mulai pada ajaran baru yang sudah ditentukan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan,” . “Kita doakan, anak-anak bisa belajar dengan tenang,” Kata Doni. Doni berharap harus tetap berhati-hati dalam kegiatan KBM.

Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebelumnya mengatakan 85 kota/kabupaten di Indonesia boleh membuka KBM di sekolah saat masa pandemi seperti ini secara tatap muka, ketentuanya sesuei dengan protokol kesehatan, dan syarat yang sangat ketat. Syarat yang pertama adalah adanya keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat utama berlakunya KBM.

“Untuk saat ini hanya 6 persen yang kita berikan untuk persilahkan ambil keputudan melakukan sekolah secara tatap muka, sisanya 94 persen tak dipernenankan untuk masuk karena masih ada resiko penyebaran Covid-19,” Kata Nadiem dalam pengumumanya secara virtual kemarin.

Nadiem  juga mengatakan , tentang prinsip kebujakan pendidikan di masa Covid-19 adalah dengan cara memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.

BACA JUGA  Kenalan Yuk dengan Putra Sultan Brunei Darussalam yang Penuh Pesona

Jumlah 85 Kota/kabupaten mereprentasikan enam persen dari jumlah total kota dan Kabupaten yang ada di Indonsia.Data tersebut merujuk pada GUgus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yaang tercatat per tanggal 15 Juni 2020.

Nadiem juga mengatakan bahwa KBM hanya akan berlaku pada setiap daerah yang berzona hijau yang daerahnya direkomendasikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

About Rizki

Check Also

Kabar Baik! Pemerintah Siapkan Kuota Internet Gratis untuk Pembelajaran Daring

Para provider berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik bagi para pelanggannya, seperti Tri yang juga menggunakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *