fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanDalam NegeriUncategorized

Kabar Gembira, THR PNS Cair Pekan Ini, Simak Daftar Penerimanya

Sri Mulyani Indrawati selaku menteri keuangan kali ini memastikan bahwa anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN), Polri hingga TNI akan cair paling lambat pada akhir pekan ini. Bendahara Negara tersebut  menegaskan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) terkait pencairan THR PNS di tahun 2020 telah diatur oleh Presiden Joko Widodo.

Selebihnya, beliau juga  menjelaskan, untuk THR tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 29,382 triliun. Jumlah tersebut terhitung  lebih rendah jika dibandingkan dengan anggaran THR tahun lalu yang sebesar Rp 40 triliun Sri Mulyani. Dia pun juga mengatakan anggaran tersebut sudah termasuk penghematan sekitar Rp 6 triliun karena beberapa golongan eselon dan pejabat tidak mendapatkan THR tahun ini karena kondisi keuangan negara yang sedang berat karena dialihkan dan di fokuskan ke penanganan Covid-19.

Diketahui  anggaran PNS ini terdiri dari untuk PNS pusat,

  1. TNI, Polri sebesar Rp 6,775 triliun,
  2. pensiunan Rp 8,708 triliun,
  3. PNS daerah sebesar Rp 13,898 triliun.

Adapun untuk tahun ini, THR hanya diberikan kepada seluruh pelaksana dan seluruh anggota TNI, Polri maupun hakim dan hakim agung yang setara dengan jabatan eselon III.

BACA JUGA  Dibalik Keindahan Gunung Batur

Sementara itu, untuk eselon I dan II serta pejabat daerah, pejabat negara, presiden, menteri, DPR RI, hingga DPD, dipastikan tak akan mendapat THR.

Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa THR ini hanya diberikan pada seluruh pelaksanaan dan seluruh TNI, Polri, Hakim, dan Hakim Agung yang setara dengan jabatan eselon III.

Bagaimana dengan Pegawai Swasta Lainnya?

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan pengusaha wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Menurutnya, ada sanksi yang akan diberikan bagi perusahaan yang tidak memenuhi hak-hak para pekerjanya.

Sanksi tersebut merujuk Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “THR adalah pendapatan non upah yang harus dibayar pengusaha kepada pekerja ini sesuai dengan ketentuan PP 78/2015 tentang Pengupahan,” ujarnya.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close