fbpx
Apa yang Sedang Dunia BicarakanCORONA UPDATELuar Negeri

Kabar Baik, Uji Coba Vaksin Covid-19 di AS Memuaskan

Perusahaan bioteknologi Amerika Serikat Moderna hari ini melaporkan hasil uji awal yang memuaskan terkait vaksin corona terhadap beberapa sukarelawan. Perusahaan berbasis di Cambridge Massachusetts tersebut mengatakan bahwa kandidat vaksin, mRNA-1273 menunjukkan respons produksi imun pada delapan orang sukarelawan yang mendapatkan vaksin tersebut seperti yang terlihat pada orang yang sudah sembuh dari covid-19.

“Data hasil uji fase pertama, meski baru awal, memperlihatkan vaksin dengan mRNA-1273 memproduksi respons imun sebagai dampak dari infeksi secara alami,” kata Kepala Medis Moderna Tal Zaks, seperti dilansir laman AFP”, Selasa (19/5) kata Zaks.  Berikut beberpa fakta tentang hasil uji awal tersebut:

Mampu cegah virus corona menggandakan diri di paru-paru

Moderna yang menjelaskan bahwa vaksin itu “aman dan punya toleransi cukup baik” serta pasien yang disuntik hanya mengalami sedikit sakit dan kulit kemerahan. Dalam jumpa pers virtual, Kepala Eksekutif Moderna Stephane Bancvel menuturkan bahwa hasil awal uji coba ini menunjukkan mRNA-1273 mempunyai kemungkinan tertinggi untuk memberikan perlindungan terhadap virus corona. Hasil uji coba vaksin tersebut terhadap tikus juga memperlihatkan vaksin mampu mencegah virus corona menggandakan diri di paru-paru.

BACA JUGA  Pabrik Honda Mengalami Ledakan, Dua Orang Pekerja Mengalami Luka Bakar

Fase ketiga Juni nanti

Vaksin ini dikembangkan bekerja sama dengan Institut Nasional Penyakit Menular dan Alergi yang dikepalai oleh Anthony Fauci dan uji klinis dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional. Fase ketiga uji coba ini yang akan menjadi yang terbesar dan terpenting untuk memastikan kemanjuran vaksin akan dimulai Juli nanti.

Dosis sedikit sudah memperlihatkan hasil

Berdasarkan sebagian hasil fase pertama, Moderna menjelaskan bahwa mereka tidak akan lagi meneliti dosis tertinggi karena dosis sedikit saja sudah memperlihatkan hasil.

“Mesti dicatat, ini adalah fase pertama yang memperlihatkan vaksin mampu memicu respons antibodi dan dosisnya cukup,” kata Evans. Nantinya pada fase ketiga uji coba nanti akan diketahui apakah vaksin ini berhasil mencegah penyakit COvid-19

Miliaran dosis

Trump menuturkan dia ingin sudah ada 300 juta dosis vaksin pada Januari 2021 untuk melindungi penduduk AS dan pemerintahannya memberikan suntikan dana kepada Moderna, Johnson & Johnson, dan perusahaan Sanofi dari Prancis. Pengembangan vaksin normalnya butuh waktu satu tahun tapi pandemi corona yang sudah merenggut 315.000 jiwa ini memberi pengecualian betapa pentingnya penelitian vaksin corona.

BACA JUGA  Ngeyel, Warga Positif Covid-19 Nekad Salat Tarawih Saat Proses Penjemputan

Tantangannya adalah bukan hanya membuat vaksin yang aman dan efisien tapi juga memproduksinya sebanyak miliaran dosis. Moderna baru-baru ini mengumumkan mereka menjalin kerja sama dengan produsen besar obat-obatan, Lonza, untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga satu miliar dosis per tahun.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close