fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Juni Ini, Nadiem Makariem Ungkap Mekanisme Belajar di Tengah Pandemi

Juni Ini, Nadiem Makariem Ungkap Mekanisme Belajar di Tengah Pandemi

Secara resmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Nadiem Makarim akan mengumumkan mekanisme dan syarat pembukaan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama masa wabah pandemi Covid-19 pada minggu depan. Informasi tersebut di jelaskan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) yaitu Hamid Muhammad.

Menurutnya, untuk pembukaan kembali sekolah di daerah bisa dilakukan oleh pemerintah daerah atas daerah rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain itu, Hamid juga menambahkan bahwa saat ini Kemendikbud sedang sangat amat mempertimbangkan tentang mekanisme dan syarat pembukaan kegiatan di sekolah bersama para ahli.

Hamid juga menambahkan bahwa sebagian besar daerah masih akan melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), terutama di daerah zona merah dan kuning. Sementara itu, kegiatan belajar tatap muka mungkin dilakukan di zona hijau Covid-19. Namun, daerah di zona hijau ini belum pasti dan tentu juga akan melaksanakan tatap muka secara langsung. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan tahun ajaran baru 2020/2021 akan tetap dimulai pada tanggal 13 Juli 2020.

BACA JUGA  Penerapan Larangan Berbelanja Dengan Kantong Plastik di Jakarta Akan di Berlakukan Mulai 1 Juli

Dengan dimulainya tahun ajaran baru tanggal 13 Juli 2020, bukan bermakna bahwa siswa belajar langsung di sekolah. Ketetapan untuk belajar di sekolah masih dalam tahap pertimbangan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Berdasarkan informasi dari Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) yakni Satriwan Salim menuturkan bahwa rencana untuk pembukaan sekolah pada pertengahan Juli mendatang harus benar- benar di putuskan secara matang dan tidak tergesa-gesa, serta harus memperhatikan data terkait penanganan Covid-19 di tiap wilayah.

Jika memang nnatinya sekolah di buka FSGI meminta dinas pendidikan dan sekolah harus menyiapkan berbagai sarana kesehatan pendukung. Berikut semisalnya yang harus ada di sekolah:

  1. Hand sanitizer di tiap ruangan
  2. Sabun cuci tangan
  3. Perbanyak keran cuci tangan
  4. Menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat

Selain itu benda- benda di atas Kemendikbud juga sekiranya perlu untuk membuat Pedoman Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikombinasikan dengan Protokol Kesehatan.

About dewi

Check Also

8 Tanaman Janda Bolong Jenis Terbaik, Asli & Termahal – Terbaru 2020

Tanaman hias merupakan sebuah tanaman yang sering dijadikan hiasan di dalam rumah maupun di luar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *