Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Luar Negeri / Iran Tidak Mau Berdiskusi Dengan Presiden AS, Karena Tidak Bisa Dipercaya

Iran Tidak Mau Berdiskusi Dengan Presiden AS, Karena Tidak Bisa Dipercaya

Rahman Fazli selaku Kementerian Dalam Negeri Iran, pada Rbu (17/06/2020) kemarin mengatakan tentang presiden Amerika Serikat, Donald Trump tetap tidak memiliki komitmen pada perjanjian Internasional yang sudah didiskusikan. “Presiden Amerika Serikat telah membuktikan bahwa dia tetap tidak berkomitmen pada perjanjian Internasional dan memiliki konflik tidak hanya dengan Republik Islam Iran, tetapi dengan Negara lain, termasuk Rusia, dan China,” Kata Ragman Fazli dikutip dari Kompas.com yang dilansir dari Fars News. Dengan tidak memiliki komitmen Donal Trump membuat bebarapa pihak kecewa atas perjanjian Internasional dan memicu konflik baru antara mereka.

Trump bahkan telah memicu beberapa masalah serius di Amerika Serikat,” Jelasnya. “Seluruh dunia tahu bahwa Trump tidak bisa di andalkan,” lanjutnya. Di AS juga sedang terjadi sebuah masalah yang besar, dan tidak hanya satu satu masalah, melainkan beberapa masalah yang membuat rakyat AS berdemo.

Republik Islam Iran memiliki sebuah masalah dengan Amerika Serikat, namun tidak memiliki konfik antara rakyatnta, kata Mendagri Rahman.  Rahman juga mengatakan mengenai untuk memperkuat tatanan perekonomian Iran untuk melindungi Iran dari serangan musuhnya.

Pada awal Juni yang lalu, seorang pejabat dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei mengatakan tentang catatan masalalu milik Donal Trump mengenai perilakunya bahwa presiden AS tidak dapat dipercaya. Selain dari tidak menepati komitmen perjanjian Internasional.

Penarikan presiden AS dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (CJPOA) mengatahan bahwa Washington tidak mempercayainya, kata Pejabat tersebut. “Masalah kita dengan para pemimpin AS adalah perilaku mereka karena mereka selalu bertindak melawan dari membangun kepercayaan,” Kata Brigadir Jenderal Rasoul Saneye Rad, dari wakil Kepala Biro Ideologis-Politik di Kantor Kepemimpinan Tertinggi Iran. Dia juga menambahkan tentang pengunduran diri dari JCPOA, trump meningkatkan sebuah ketidak percayaannya terhadap pejab Amerika.

Jika dilihat dari catatan perilakunya, bisa dilihat bahwa ada catatan pelanggaran ADministrasi Trump terhadap perjanjian Internasional dalam beberapa tahun terakhir ini.adanya kewaspadaaan menurut Sanayee juga harus diprioritaskan terhadap penawaran yang dilakukan antara presiden Amerika yang kini tengah menjadi sorotan yang mendapat kritik keras atas kinerja internal dan Internasionalnya.

“Trump berbicara masalah ini untuk membantunya dalam pemilihan presiden mendatang, sementaranada suaranya jelas menunjukkan dia tidak jujur,” jelas Pejabat. Dengan tambahan “Pesannya tidak patut dipertimbangkan,”.

About Rizki

Check Also

8 Pensil Warna Terbaik untuk Anak & Profesional, Rekomendasi Terbaru 2020

Mewarnai adalah sebuah kegiatan yang sangat disukai oleh anak anak. Selain itu, ternyata mewarnai juga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *