fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Inilah Usaha Pemerintah Atasi PHK Massal di Tengah Pandemi

Inilah Usaha Pemerintah Atasi PHK Massal di Tengah Pandemi

Dalam menghadapi kondisi saat ini, khususnya dari sektor perekonomian, pemerintah telah membuat kebijakan baru mengenai kelonggaran kepada masyarakat di masa wabah pandemi ini. Dalam kebijakan baru memaparkan bahwa masyarakat untuk beraktivitas, khususnya bagi yang berusia di bawah 45 tahun. Jika diketahui bahwa sebelumnya ada imbauan meminta semua warga diam di rumah saat pandemi, kini pemerintah memberikan kesempatan bagi warga yang berusia di bawah 45 tahun untuk bekerja dan beraktivitas kembali.

Menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona yakni Doni MOnardo, menjelaskan bahwa pelonggaran beraktivitas bagi warga yang berusia di bawah 45 tahun itu demi untuk mencegah terjadinya PHK,  termasuk juga supaya tidak semakin banyak warga yang kehilangan pekerjaanya. Senin, (11/5/2020).

Doni juga mengatakan bahwa kelompok usia muda di bawah 45 tahun adalah mereka yang mempunyai mobilitas tinggi, sehingga jika terkena virus corona, belum tentu mereka sakit. Karena itulah kolompok tersebut bisa kembali beraktivitas. Sementara itu, bagi warga yang berusia 46 tahun ke atas, mereka tetap diminta menjaga diri agar tak tertular virus corona.

BACA JUGA  Unik, Pemotor yang Tak Pakai Masker Di Keroyok Penari Kecak

Umumnya, kata Doni, kelompok usia 46 sampai 59 tahun ini memiliki kondisi kormobid atau penyakit penyerta di antaranya hipertensi, diabetes, jantung, hingga penyakit paru obstraksi kronis. Untuk itu mereka tetap diminta oleh pemerintah untuk tetap di rumah, mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak. Doni juga menjelaskan programnya saat ini gugus tugas tengah menyusun skenario untuk menjaga agar masyarakat tidak terpapar virus corona dan juga tidak terdampak PHK.

Sebelumnya mengenai hal tentang pandemi virus corona, pemerintah merekomendasikan pelaksanaan kerja tak di kantor alias bekerja di rumah (WFH). Maka dari itulah, semua instansi pemerintahan dan juga unit-unit usaha swasta di luar pengecualian menonaktifkan aktivitas perkantoran mereka. Pandemi virus corona sendiri telah berdampak cukup besar pada sektor industri di berbagai bidang, terutama terkait imbauan physical distancing yang lalu ditegaskan lewat penerapan PSBB.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat total pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan per 20 April 2020 mencapai 2,08 juta pekerja. Lebih dari setengahnya berasal dari sektor formal yang terkena imbas wabah virus corona. Selai itu, diprediksikan juga, seluruh kegiatan ekonomi akan dapat berjalan normal pada akhir Juli atau awal Agustus.

About dewi

Check Also

Tidak Diketahui Oleh Banyak Pelanggan Tri, Ternyata Inilah Fungsi Dari Poin Bonstri

BonsTri merupakan sebuah program atau even yang mengandalkan sebuah poin yang dikumpulkan dari provider atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *