fbpx
Home / Gaya Hidup / Foodie / Inilah Penyebab Rasa Mulas Ketika Minum Kopi

Inilah Penyebab Rasa Mulas Ketika Minum Kopi

Sumber : Nusa Bali

Akhir-akhir ini, media sosial diramaikan dengan resep Dalgona Coffee, baru-baru ini. Dalgona Cofee dapat dibuat dengan cara mengaduk kopi instan hingga menghasilkan buih atau busa lalu mencampurnya dengan susu cair. Lantas, apa yang membuat perut kita mulas saat minum kopi?

Dokter spesialis gizi klinik dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam Hospital, Jakarta Selatan, dr Inge Permadhi, SpGK menjelaskan bahwa penyebab rasa mulas muncul dari kandungan caffein atau kafein. ” Kopi dengan kandungan zat aktif caffein, dapat menyebabkan rasa mulas, karena efek perangsangan kopi terhadap saluran cerna,” ujar Inge saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/4/2020). Menurutnya, pada beberapa kasus, orang yang memiliki kepekaan terhadap kafein dapat menambah rasa mulas.

Inge mengungkapkan bahwa salah satu cara untuk mengurangi rasa mulas, jika ingin mengonsumsi kopi, bisa dengan mengurangi jumlah kopi yang ingin dikonsumsi. Cara ampuh Sementara itu, cara ampuh yang dinilai mampu menghilangkan rasa mulas, yakni tidak mengonsumsi kopi pada saat memang tidak ingin tiba-tiba merasa mulas. Misalnya, ketika Anda sedang menghadiri seminar atau acara penting lain, di mana rasa mulas akan sangat mengganggu konsentrasi dan kesenangan.

BACA JUGA  Dear Wanita, Lakukan Ini Agar Jerawat Sirna Tanpa Tinggalkan Bekas

Terkait kandungan kafein pada kopi, Inge juga menjelaskan ada sejumlah manfaat kafein yang berguna bagi tubuh. Selain itu, Caffein di antaranya dapat mempercepat pergerakan usus, meningkatkan metabolisme, sehingga banyak perannya di antaranya untuk menyegarkan, menghilangkan sakit kepala dan juga dipakai pada orang yang ingin menurunkan berat badan.

Dilansir dari Medical News Today, Senin (16/10/2017), disebutkan bagaimana kerja kafein saat masuk ke dalam tubuh. Dijelaskan bahwa kafein adalah stimulan dan obat yang paling umum digunakan di dunia. Setiap hari, jutaan orang mengkonsumsinya untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan konsentrasi dan fokus. Di tengah mitos dan kontroversi tentang apakah kafein baik atau buruk bagi kita, bukti menunjukkan bahwa konsumsi kopi moderat dapat membawa manfaat dan risiko. Namun, konsumsi kafein yang tinggi mungkin tidak menyehatkan.

Tindakan ini jelas memberikan kafein lebih daripada dua cangkir kopi 6 ons atau lima kaleng minuman ringan 12 ons. Meski beberapa makanan dan minuman mengandung kafein, namun konsumsi kafein berlebih atau melampaui batas anjuran yang disarankan akan menimbulkan risiko. Sebanyak 75 mg kafein dapat meningkatkan perhatian dan kewaspadaan, dan dosis 160 hingga 600 mg dapat meningkatkan kewaspadaan mental, kecepatan berpikir, dan daya ingat. Namun, kafein bukan pengganti tidur.

About dewi

Check Also

8 Hair Tonic Terbaik Gingseng Penumbuh & Penebal Rambut | Terbaru 2020

Kulit kepala adalah salah satu yang menjadi faktor kesehatan rambut. Ketika kulit kepada akan sehat, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *