fbpx
Home / Gaya Hidup / Foodie / Inilah Dampak Ketika Kamu Makan Tempe! Yuk Simak Penjelasan Berikut!

Inilah Dampak Ketika Kamu Makan Tempe! Yuk Simak Penjelasan Berikut!

Hari tempe sedunia di peringati pada tanggal 6 Juni. Tempe adalah makanan khas dari Indonesia yang proses pembuatanya berupa fermentasi. Tempe terbuat dari kedelai yang telah di fermentasikan oleh bakteri mikroorganisme. Selain berbahan kedelai, tempe juga bisa dibuat dengan bahan lainya, seperti gandum atau campuran antara kedelai dan gandum.

Tekstur tempe sendiri adalah keras tapi kenyal. Tempe dapat di goring, di kukus, dan di panggang. Bisa juga digunakan untuk campuran olahan lainya yang di kombinasikan dengan tempe.

Tempe adalah sumber protein yang berasal dari kacang-kacangan non daging. Tidak hanya tempe, tahu juga digunakan para vegetarian untuk membangtu menyehatkan tubuh. Kedua makanan ini sama-sama terbuat dari kedelai tapi beda teksturnya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat tempe bagi kesehatan tubuh:

  1. Tinggi Protein,

Tempe mengandung banyak protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa Peneliti memaparkan tentang diet yang dilakukan dengan mengkonsumsi tempe dapat menstimulasi thermogenesis, yang dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh dan membantu tubuh lebih banyak membakar lebih banyak kalori setelah setiap kali makan tempe.

  1. Membantu pencernaan dan Mengurangi Peradangan.
BACA JUGA  Meski Terasa Enak, Mengupil Ternyata Memiliki Bahaya Yang Mengintai, Ini Dia Penjelasannya

Di dalam tempe mengandung prebiotik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan berpotensi dalam mengurangi peradangan dalam tubuh. Fermentasi adalah suatu proses yang dilakukan untuk pemecahan gula oleh bakteri dan ragi. Melalui fermentasi, asam fitat yang berada di kedelai akan dipecah, lalu akan membantu pencernaan dan penyerapan.

Makanan fermentasi yang tidak dipasteurisasi akan mengandung prabiotik bakteri yang menguntungkan bagi tubuh dan memberikan manfaat kesehatan saat dimakan.

Dalam penelitian tempe memiliki prabiotik jenis serat yang manfaatnya dapat meningkatkan pembekuan asam lemak rantai pendek di usus besar. Termasuk dengan butyrate yang merupakan sumber energy utama untuk melapisi usus besar.

 

  1. Mengurangu Kolesterol

Pembuatan tempe yang berbahan dasar kedelai dan proses pembuatannya menggunakan cara tradisional yaitu fermentasi. Dalam prosesnya kedelai meiliki senyawa isoflavon yang memiliki manfaat dapat menurunkan kolestrol dalam tubuh. Satu ulasam dari 11 studi dan menemukan bahwa isoflavon kedelai secara signifikat dapat menurunkan kolestrol total dan LDL. Dalam studi lain melihat  efek protein pada kadar kolestrol dan trigliserida.

BACA JUGA  Harus Tahu! Ternyata Inilah Faktor yang Mempengaruhi Berat Badanmu

Dibandingkan dengan protein hewani, protein dalam kedelai menurunkan kolestrol low-density lipoprotein (LDL) 5,7% dan kolestrol total 4.4%. juga menurunkan trigliserida sebesar 13.3%.

  1. Mengurangi Stres.

Isoflavon yang berada di dalam kedelai juga memiliki sifat antioksidan dan dapat mengurangi stress oksidatif dalam tubuh. Antioksidan bekerja sebagai menetralkan radikal bebas, atom yang sangat tidak stabil, dan dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis. Senyawa radikal bebas berbahaya bagi tubuh, dapat merusak tubuh dan menyebabkan penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan kangker.

About Rizki

Check Also

8 Eye Cream Terbaik, Rekomendasi Eye Cream yang Bagus, Krim Mata | Terbaru 2020

Wajah merupakan bagian tubuh yang sangat diperhatikan dan dirawat dengan penuh kasih sayang. Karena bagian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *