fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Ini Dia Sosok Buronan KPK 46 Miliar

Ini Dia Sosok Buronan KPK 46 Miliar

Diketahui sudah hampir 3 bulan Nurhadi Abdurrachman ditetapkan sebagai buronan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia adalah mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) itu ke dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buron karena sudah lima kali mangkir dari pemeriksaan KPK. Sebelumnya KPK telah menetapkan Nurhadi sebagai tersangka kasus suap dalam perkara pengurusan kasus di MA. Selain Nurhadi, KPK juga menetapkan menantunya yakni Rezky Herbiyono (RHE), dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto (HS) sebagai tersangka.

Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di Mahkamah Agung. Sedangkan Hiendra ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Diketahui bahwa sebelumnya Nurhadi dan dua tersangka lainnya telah mengajukan gugatan pra peradilan sebanyak dua kali di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, semuanya ditolak oleh Jaksa. Ketiganya juga telah dimasukkan dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tanggal 11 Februari 2020.

Meski Nurhadi sudah ditetapkan sebagai DPO, nyatanya KPK belum juga berhasil menangkap pria yang berusia 62 tahun tersebut. Padahal, seluruh sumber daya sudah dikerahkan dalam rangka upaya pencarian. Namun, yang dilakukan KPK untuk menangkap tiga tersangka itu belum berhasil mulai melakukan penggeledahan di Surabaya, Tulungagung, Jakarta sampai Bogor.

BACA JUGA  Matahari Masuk Fase Resesi, Apakah Kode Bencana Besar akan Terjadi?

Terkait mengenai keberadan Nurhadi, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) yakni Boyamin Saiman mengaku bahwa mendapat banyak informasi terkait gerak-gerik keberadaannya. Salah satu informasi yakni terkait keberadaan Nurhadi yang kerap terpantau berada di daerah Jakarta Selatan dan sering pergi ke Cimahi setiap akhir pekan.

Sumber: Detik.com

Selanjutnya, Boyamin mengatakan bahwa KPK sebenarnya sudah mengetahui posisi tersangka Namun, sepertinya KPK tak punya nyali. “Kalau Nurhadi sebenarnya KPK sudah tahu keberadaannya, namun KPK tidak berani menangkap Nurhadi,” tegas Boyamin.

Senada dengan Boyamin, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane juga menyebut bahwa Nurhadi pernah terlacak lima kali saat melakukan salat duha. Namun buronan KPK itu berhasil meloloskan diri saat hendak ditangkap. Meskipun begitu, KPK juga berusaha untuk menangkap dan melacak jejak buronan Nurhadi ditengah pandemic ini.

About dewi

Check Also

Tidak Diketahui Oleh Banyak Pelanggan Tri, Ternyata Inilah Fungsi Dari Poin Bonstri

BonsTri merupakan sebuah program atau even yang mengandalkan sebuah poin yang dikumpulkan dari provider atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *