fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Hydroxychloroquine : Fakta Dari Obat Virus Corona COVID-19 yang Kontroversial

Hydroxychloroquine : Fakta Dari Obat Virus Corona COVID-19 yang Kontroversial

Foto : Kompas.com

Seluruh Negara di dunia berlomba-lomba mencari obat yang bisa menyembuhkan Virus Corona ini. Karena akan menjadi sebuah solusi yang bagus jika telah ditemukan obat penyembuhnya. Dan beberapa waktu terakhir ini munculah sebuah obatyang bernama Hydroxychloroquine. Obat ini dipercaya mampu menyembuhkan Corona. Namun sebenarnya asal mula obat ini merupakan obat untuk penyakit Malaria. Lalu bagaimana kebenaran dari Hydroxychloroquine sesungguhnya ?

Hingga saat ini Hydroxychloroquine belum menjasi obat yang dianggap ampuh untuk bisa menyembuhkan Corona. Sehingga masih dalam proses penelitian dan pembuktian. Namun disisi lain beberapa Negara seperti Turki dan Perancis sudah mengunakan obat ini untuk mengobati warganya yang terkena virus Corona. Selain itu Donald Trump selaku Presiden USA juga mendukung keberadaan obat ini sebagai obat yang bisa menyembuhkan Corona. Dan saat ini sudah diproduksi hingga 29 juta dinegara ini.

Dan dibalik obat Hydroxychloroquine ini ada beberapa fakta yang menarik ditengah terjadinya Pandemi Corona saat ini :

  1. Presiden USA Donald Trump Mendukung Obat ini
BACA JUGA  Inilah 7 Benda yang Wajib di Bawa Memasuki Era New Normal

Secara langsung Presiden USA ini mendukung keberadaan obat tersebut. “Apabila itu (hydroxychloroquine) membantu, bagus. Apabila tidak, paling tidak kita sudah mencobanya,” ujar Donald Trump pada briefing di Gedung Putih awal bulan ini.

  1. Siapakah Pembuat Obat Hydroxychloroquine ?

Sekitar 70 persen obat ini diproduksi di India. Bahkan USA secara khusus juga memesan obat Hydroxychloroquine ini langsung dari India. Selain USA, Jerman juga mendapatkan obat tersebut langsung mengambilnya dari India.

Pihak pemerintah India sendiri mengatakan bahwa mereka hanya akan mengirim obat kepihak pemerintah, dan bukan untuk perusahaan swasta.

  1. Obat ini Sudah dipakai oleh Turki, Uni Emirat Arab & Perancis

Negara-negara diatas sudah menggunakan obat hydroxychloroquine untuk warganya yang terkena Corona. Dan dikabarkan bahwa obat tersebut sangat efektif untuk menekan angka kematian dinegaranya.

  1. Apa Resiko Obat ini ?

Namun disisi lain dari sebuah study mengatakan bahwa obat hydroxychloroquine bisa menyebabkan kematian. Observasi ini dilakukan oleh peneliti Universitas Virginia terhadap para veteran. Namun majalah times mengatakan bahwa study tersebut baru menggunakan 368 pasien. Hal ini belum bisa menjadi pembuktian bahwa obat ini bisa menyebabkan kematian.

About arz

Check Also

Inilah Cara Membedakan Emas Asli Atau Palsu

Emas merupakan salah satu aset yang paling berharga bagi sebagian orang.  Bagi sebagian kalangan, emas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *