fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Dalam Negeri / HOOQ Hari Ini Resmi Di Tutup! Ini Alasannya

HOOQ Hari Ini Resmi Di Tutup! Ini Alasannya

Sumber: ID TechInAsia

Siapa yang tak kenal dengan HOOQ, layanan film streaming ini telah menemani para pecinta film di Indonesia sejak 5 tahun silam, tepatnya yaitu tahun 2015 lalu.
Layanan streaming ini menghadirkan berbagai film original lokal dari setiap negara, khususnya di kawasan Asia Tenggara yang mendukung layanannya. Beberapa negara Asia Tenggara tersebut diantaranya adalah Indonesia, Thailand, Filipina, dan Singapura, serta salah satu negara Asia lainnya, yaitu India.
Untuk di Indonesia sendiri, HOOQ bekerja sama dengan beberapa rumah produksi lokal, seperti MD Picture dan Starvision, guna memproduksi konten Film yang akan ditayangkan di platform.
Pada pagi hari kemarin, Rabu (29/4/2020), secara mengejutkan HOOQ mengumumkan bahwa layanannya tersebut pamit, HOOQ resmi menutup layanannya pada hari ini, Kamis 30 April 2020.
Hal itu mereka umumkan langsung melalui akun Instagram resmi mereka, yang berbunyi sebagai berikut.
“Ketika sebuah cerita dimulai maka seketika pula lahir sebuah babak akhir yang akan menutup cerita itu sendiri,” tulis dalam kalimat pertama HOOQ dalam akun Instagramnya.
“Di hari ini, tibalah pula akhir dari perjalanan HOOQ dalam menceritakan berbagai kisah-kisah yang luar biasa pun menghibur. Di hari ini, mungkin akan penuh dengan kesedihan dan isak tangis yang memburu,” tambah HOOQ.
Dan di akhir kalimat HOOQ, tertulis, “Terima kasih untuk kebersamaan kita, Terima kasih untuk dukungan kalian selama ini, Terima kasih untuk semuanya. Hari ini kami pamit #TerimaKasihIndonesia.”
Hal ini tentu membuat netizen sangat terkejut, apalagi yang telah setia menikmati layanan ini, hal itu membuat netizen ikut memberi ucapan terima kasih kepada HOOQ yang telah menemani selama 5 tahun ini.
Berdasarkan pantauan INDOZONE, pengumuman pemberhentian layanan hanya terjadi di Indonesia saja, di negara lain seperti Singapura dan India tidak ada pengumuman penutupan layanan di negara tersebut.
Penutupan layanan tersebut di Indonesia juga telah dibenarkan oleh Guntur Siboro selaku Country Head HOOQ Indonesia.
“Ya (benar), sudah sejak akhir Maret ada berita likuidasinya,” ucap Guntur saat dihubungi tim AkuratIptek melalui pesan singkat, Rabu (29/4/2020).
Likuidasi sendiri berarti pembubaran perusahaan oleh likuidator (pemegang saham), sekaligus pemberesan dengan cara menjual harta perusahaan.
Hal ini mereka lakukan karena HOOQ sendiri tidak dapat bertumbuh secara signifikan dan tidak dapat meraih profit untuk menutupi biaya produksi yang terus melonjak.
Pengajuan likuidasi tersebut dilakukan di Singapura sebagai basis utama HOOQ, yang memegang saham sebesar 76.5 persen dari keseluruhan saham HOOQ.
Tentang nasib para pengguna layanan, Guntur menjelaskan bahwa HOOQ sudah tidak lagi menerima aktivasi pelanggan baru, dan untuk pelanggan yang ada tidak akan dibebani biaya apapun sejak Maret lalu.

About syharil

Check Also

Tidak diketahui oleh banyak pelanggan Tri, Ternyata ini Fungsi dari poin bonstri (part 2)

Bonstri adalah sebuah even yang diluncurkan oleh perusahaan kartu orabayar Tri. Mereka membuat even ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *