fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Gaswat, Batuan dari Mars Berpotensi Sebarkan Virus Alien

Gaswat, Batuan dari Mars Berpotensi Sebarkan Virus Alien

Diketahui NASA dan para ilmuwan mengkhawatirkan tentang virus alien yang akan mencemari bumi. Saat para ilmuan bersiap diri untuk misi Mars, para ahli memperingatkan bahwa protokol diperlukan untuk menjaga agar polutan di luar angkasa tak menempel pada kapal ruang angkasa dan astronot ketika kembali ke bumi.

Profesor Aeronautika dan astronotika Standford Scott Hubbard menguraikan bahwa solusi akan kekhawatiran ini adalah salah satu bentuk perlindungan terhadap planet bumi.  Berdasarkan sistem mekanis harus menjalani kombinasi pembersihan kimia dan sterilisasi panas. Sementara itu,  tabung sampel dari Mars juga harus diperlakukan layaknya itu adalah virus ebola yang memang harus dijaga rapat-rapat. Hubbard juga menyarankan bahwa astronot harus dikarantina begitu mereka mendarat di bumi.

Administrator NASA Jim Bridenstine mengumumkan tahun lalu bahwa NASA akan menempatkan manusia di Mars sekitar tahun 2030 dan pada awal 2035. Meski menakjubkan, namun misi itu bisa merugikan bumi jika astronot kembali dengan membawa virus alien.

Misi luar angkasa ke Mars, seperti Viking I dan II pada pertengahan 1970-an, roket beranggaran besar yang digunakan dan disterilkan hanya dengan menggunakan panas yang kuat. Namun, sekarang roket sedang dikembangkan dengan biaya rendah di kedua universitas dan perusahaan, seperti contoh SpaceX. Hubbard juga mencatat bahwa panas saja tidak cukup untuk mendekontaminasi teknologi, namun mungkin bisa efektif menggabungkan proses tersebut dengan pembersihan kimia. Tabung sampel dari Mars, harus dipanggang pada suhu tinggi karena staf manusia dapat berinteraksi dengan mereka.

BACA JUGA  Waspada, Ini Modus Nakal Orang-Orang yang Nekad Mudik

“Untuk mencegah kontaminasi kembali, ada upaya besar untuk ‘memutus rantai kontak’ antara pesawat ruang angkasa yang kembali dan sampel batuan Mars,” kata Hubbard. Sebagai contohnya seperti teknik penyegelan dan pengelasan otonom untuk membuat tiga atau empat tingkat pengendalian direncanakan.

Tim peneliti dari Nova Southeastern University di Florida, bersama dengan rekannya W. Raquel Peixoto dan Alexandre Rosado dari Federal University of Rio de Janeiro menyarankan bahwa mikroba manusia akan memulai proses terraforming planet merah dan menciptakan lingkungan yang dapat mempertahankan kehidupan. Tim ingin mengembangkan proses yang melibatkan penyaringan mikroba yang menjanjikan dan membuang yang berbahaya sebelum melepaskannya di Mars.

About dewi

Check Also

8 Pensil Warna Terbaik untuk Anak & Profesional, Rekomendasi Terbaru 2020

Mewarnai adalah sebuah kegiatan yang sangat disukai oleh anak anak. Selain itu, ternyata mewarnai juga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *