fbpx
Home / CORONA UPDATE / Bos F1 : Balapan F1 Akan Tetap Dilaksanakan, Meski Pembalap Positif Covid-19

Bos F1 : Balapan F1 Akan Tetap Dilaksanakan, Meski Pembalap Positif Covid-19

Baru-baru ini dikabarkan bahwa balapan Formula One (F1) akan tetap digelar, meskipun ada pembalap yang telah terpapar virus Corona dan akan memperketat protokol kesehatan saat berlangsungnya balapan. Bahkan pihak F1 juga telah merilis kalender terbaru pada musim ini yang sampai saat ini pun sudah ada 8 yang masuk dalam kalender, serta adanya peluang untuk bertambahnya lagi dengan sirkuit lainnya.

Bos F1, Chase Carey bahkan saking inginnya untuk menggelar balapan, menyatakan langsung pada situs resminya. Ia juga mengatakan bahwa akan tetap menggelar balapan meskipun ada salah satu tim yang mengundurkan diri.

“Balapan Formula satu tidak akan dibatalkan jika seorang pengemudi dinyatakan positif terkena Corona atau jika ada sebuah tim mengundurkan diri.”

“Seseorang yang terinfeksi tidak akan membuat balapan batal. Kami meyakinkan tim harus menerapkan prosedur yang ditetapkan, jadi dia harus bisa mengkarantinanya di hotel dan menggantikannya,” ujarnya.

Sebelumnya, seharusnya musim kompetisi F1 2020 sudah dimulai pada Maret lalu, namun dikarenakan adanya wabah Covid-19 yang semakin meluas, akhirnya membuat balapan yang seharusnya digelar di GP Australia tersebut harus dibatalkan, saat itupun tim McLaren harus menarik diri setelah salah satu anggota stafnya dinyatakan positif Covid-19. Untuk itu, kali ini mereka akan tetap melanjutkan balapan meskipun jika ada tim yang batal ikut balapan akibat anggota tim terkena infeksi virus tersebut.

BACA JUGA  Bagaimana Terciptanya Mobil Pertama Di Dunia?

” Tim yang tidak bisa balapan tidak akan membatalkan jalannya balap. Kami akan memiliki prosedur di mana jika menemukan adanya infeksi tidak akan menyebabkan pembatalan dan jika ada pembalap terinfeksi, tim tentu bisa menggunakan pembalap cadangan tersedia,” jelas Carey.

Jika dilihat memang acara ini sangat berat untuk kembali digelar. Pasalnya ada banyak perhitungan yang harus mereka perhatikan, seperti banyaknya sebuah tim yang memiliki lusinan anggota untuk mengikuti sebuah balapan, perjalanan internasional secara reguler dari balapan ke balapan, belum lagi cargo yang harus mereka bawa.

Dengan banyaknya resiko tersebut, Carey menambahkan bahwa setiap anggota tim akan di tes Covid-19 sebelum berangkat perlombaan dan setiap 2 hari sekali. Dia juga mengatakan bahwa tim akan menggunakan sistem ‘buble’ atau gelembung yang akan membuat orang terpisah saat bekerja. Ia menyadari bahwa perlunya menjaga jarak setidaknya 2 meter diantara para individu.

“Contoh ketika sebuah mobil masuk pit dan harus mengganti ban. Para teknisi tentu tidak bisa menjaga jarak 2 meter. Kami Perlu memastikan bahwa kami memiliki prosedur untuk mengelola semua resiko itu segera mungkin,” pungkas Carey.

BACA JUGA  Untuk Pertama Kali, Microplastik di Temukan di Antartika

Meskipun berita ini sudah beredar, namun belum ada pernyataan resmi dari tim-tim balap yang menanggapi berita tersebut.

About syharil

Check Also

Kisah Calon Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19 yang Menjalani UTBK 2020

Adanya pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum kunjung menurun, membuat calon mahasiswa peserta Ujian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *