fbpx
Fenomena AlamUncategorized

Black Hole, Apakah Itu dan Seperti Apa Bentuknya?

Diluar angkasa, banyak benda asing yang belum kita ketahui. Bintang-bintang dan planet sangat banyak di setiap galaksinya. Salah satunya adalah Black Hole atau Lubang Hitam yang ada di angkasa. Lubang hitam adalah sebuah tempat yang memiliki medan gravitasi yang besar sehingga cahaya juga diserap dan tidak bisa keluar.

Dilansir oleh Nasa yang dikutip di KOMPAS.com, gravitasi dari Black Hole sangatlah kuat sehingga mampu untuk menarik materi yang ada di angkasa  dan masuk kedalam ruangan kecil. Kejadian seperti ini terjadi karena ketika keadaan bintang dalam keadaan sekarat.

Bintang yang sekarat tidak memiliki cahaya lagi, kemudian menyebabkan lubang hitam terbentuk. Untuk melihat lubang hitam bisa menggunakan alat bantu teleskop ruang angkasa. Lubang hitam itu sendiri ukuranya berbeda, ada yang kecil da nada yang besar. Menurut ilmuan lubang hitam yang paling kecil adalah seukuran satu atom. Meskipun lubang hitamn memiliki ukuran kecil, namun daya kekuatanya sangat besar dan memiliki massa sebesar gunung yang besar. Massa itu adalah jumlah materi yang dimiliki oleh objek. Lubang hitam mempunyai jenis lain yang disebut dengan bintang dengan jumlah massa 20 kali dari massa matahari.

BACA JUGA  Masa Perpanjangan Operasional Kereta Api Luar Biasa. Yuk Catat Tanggalnya!

Supermasif adalah lubang hitam terbesar dan memiliki massa yang lebih dari 1 juta matahari. Bukti tersebut ditemukan oleh para ilmuan bahwwa setiap galaksi besar memiliki lubang hitam yang sangat besar atau supermasif yang berada di pusatnya. Sagitarius A adalah sebuah lubang hitam supermasif yang terletak di Galaksi Bimasakti.

Ilmuan ruangangkasa berfikir bahwa lubang hitam terkecil terbentuk saat ruang angkasa baru terbentuk. Lubang hitam terjadi ketika ada sebuah bintang yang terjatuh pada dirinya atau runtuh. Saat itu terjadi Supernova pun terbentuk. Supernova adalah bintang yang meledak dan meledakkan bintang lain ke luar angkasa.

Lubang hitam tidak bisa dilihat dikarenakan gravitasi yang menarik cahaya kedalamnya. Namun, para ilmuan dapat melihat bagaimana gravitasi yang kuat menyebabkan pengaruh pada bintang dan gas di sekitarnya.  Ilmuan pun mempelajari tenatng bintang terbang disekitarnya atau mengorbit di lubang hitam.

Ketika bintang dan lubang hitam berdekatan, maka akan membuat cahaya bersinergi tinggi. Cahaya tersebut tidak dapat dilihat dengan mata. Cahaya tersebut bisa dilihat menggunakan alat bantu teleskop dan satelit ruang angkasa.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close