fbpx
Home / Apa yang Sedang Dunia Bicarakan / Akhir Pekan Ini, Bumi Akan Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin dan Fase Bulan Baru

Akhir Pekan Ini, Bumi Akan Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin dan Fase Bulan Baru

Dikabarkan bahwa akhir pekan ini yaitu hari Minggu (21/6/2020), fenomena alam berupa gerhana matahari cincin akan dialami oleh Bumi. Hal ini telah diprediksi oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dalam kalender astronomi tahun 2020.

Gerhana matahari cincin ini merupakan kondisi di mana bulan terlalu jauh dari bumi yang mengakibatkan tidak sepenuhnya menutupi matahari. Dalam fenomena tersebut, kita akan melihat adanya sebuah cincin cahaya di sekitar bulan yang gelap.

“Korona Matahari tidak terlihat selama gerhana cincin,” jelas Pusat Sains Antariksa LAPAN pada akun Instagramnya, dikutip pada Rabu (17/6/2020).

Untuk jalur gerhana matahari cincin, dapat dilihat yang dimulai dari Afrika Tengah, yang seterusnya bergerak melalui Arab Saudi, India Utara, dan Cina Selatan, sebelum berakhir di Samudra Pasifik. Sementara itu, fenomena gerhana sebagian akan terlihat di sekitaran sebagian besar Afrika Timur,  Timur Tengah, dan Asia Selatan.

Terkait hal ini, Organisasi Persatuan Islam (Persis) juga memberitahukan hal yang serupa, mereka mengumumkannya pada laman resminya. Di sana mereka mengatakan bahwa secara global fenomena ini diperkirakan akan berlangsung selama 5 jam 48 menit 2 detik, dan dengan durasi saat mencapai puncak gerhana (great eclipse) selama 38,2 detik.

BACA JUGA  Inilah Harga dan Spesifikasi Realme X50 Pro 5G

Mereka juga mengumumkan jalur gerhana yang tidak jauh berbeda dengan data yang dimiliki LAPAN, menurut Persis, fenomena alam ini akan dimulai dari saat matahari terbit di Republik Kongo, kemudian melintasi Republik Demokratik Kongo, Republik Afrika Tengah, Sudan Selatan, Sudan, Ethiopia, Eritrea, Yaman, Arab Saudi, dan Oman. Kemudian setelah itu berlanjut ke Pakistan, India bagian utara , Tibet, China, Taiwan, dan akhirnya di Lautan Pasifik atau di selatan Pulau Guam.

Menurut mereka, Indonesia tidak dilewati oleh jalur gerhana, namun tetap bisa melihat gerhana matahari sebagian. Meskipun begitu, beberapa daerah di Indonesia tidak bisa menyaksikan gerhana matahari ini, seperti sebagian daerah Lampung, sebagian daerah Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, sebagian daerah di Jawa Tengah, sebagian daerah di Jawa Timur, dan Yogyakarta.

“Durasi gerhana Matahari di Indonesia berkisar antara 6 menit 26 detik s/d 2 jam 26 menit 37 detik,” jelas Persis.

Menurut data Persis, dikatakan bahwa awal gerhana matahari di Indonesia ini terjadi sekitar pukul 13:16:22 WIB hingga pukul 15:16:40 WIB. Untuk pertengahan gerhana yakni mulai sekitar pukul 14:34:52 WIB hingga 15:37:26 WIB. Sementara itu untuk akhir gerhana dimulai pada 15:07:57 WIB hingga 16:31:58 WIB.

BACA JUGA  Ini Dia Cara Mendapatkan Kuota Bonus 30 Gb Untuk Pelanggan Tri

Lapan juga menggumumkan bahwa fenomena alam yang terjadi pada minggu ini tidak hanya gerhana matahari, namun bulan juga memasuki fase bulan baru. Sehingga pada akhir pekan ini bulan akan terletak di sisi bumi yang sama dengan matahari, hal ini akan menyebabkan bulan tidak akan terlihat di langit malam, fase tersebut akan terjadi pada sekitar pukul 13:42 WIB.

“Ini adalah waktu yang terbaik dalam sebulan untuk mengamati benda-benda redup seperti galaksi dan gugusan bintang, karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu,” ujar LAPAN.

About syharil

Check Also

Pasanganmu Selingkuh? Kamu Dapat Gunakan Beberapa Aplikasi Penyadap WhatsApp Ini

Kadangkala beberapa pasangan khawatir akan perselingkuhan, saking khawatirnya mereka akan berusaha untuk mengetahui apa yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *